Senin , 20 Juni 2016, 11:26 WIB

Jaringan Zionis di Rumah Setan

Red: Karta Raharja Ucu
IST
Gedung Setan
Gedung Setan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Alwi Shahab

Orang Betawi sampai awal abad ke-20 dengan rasa takut menyebut gedung dengan enam buah pilar sebagai penyangganya adalah "Rumah Setan". Letaknya berseberangan dengan Gedung Mahkamah Agung (MA) pada masa Bung Karno dan awal pemerintahan Pak Harto.

Gedung MA terletak di sebelah kanan Departemen Keuangan di Lapangan Banteng, yang rencananya oleh Gubernur Jenderal Daendels akan dibangun istana. Namun, pembangunan urung dilakukan.

Gedung Setan terletak di Vrijmet Selaarweg (kini Jalan Budi Utomo), tidak jauh dari Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat. Bangunan yang memiliki loji (loge) merupakan perkumpulan kaum Theosofi De Ster in het Oosten atau Bintang Timur.

Namun, bangunan itu lebih populer dengan sebutan Rumah Setan, sebutan yang dibisikkan oleh pribumi dengan rasa takut. Dahulu, di sebelah Rumah Setan terdapat perumahan para perwira dan petinggi Belanda.