Sabtu , 24 September 2016, 07:00 WIB

Tragedi Pembantaian 10 Ribu Etnis Cina di Jakarta

Red: Karta Raharja Ucu
Gahetna.nl
Foto etnis Cina.
Foto etnis Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Alwi Shahab

Asimilasi warga Cina di Indonesia sudah berlangsung sangat lama. Namun, warga Cina di Indonesia tidak hanya mengalami saat-saat menyenangkan, tapi juga peristiwa kelam.

Dalam catatan sejarah, pada 1740 yang menurut para sejarawan merupakan noda paling hitam di Jakarta. Data kontemporer menyebutkan tidak kurang 10 ribu orang Cina —pria, wanita, lansia sampai bayi yang baru lahir— dibantai VOC secara kejam.

Kasus pembantaian terhadap etnis Cina itu ratusan kali lebih dahsyat dari kerusuhan Mei 1998 di Jakarta dan Solo. Nama Kali Angke (dalam Mandarin berarti Kali Merah) menjadi kenangan bahwa kali yang berdekatan dengan Glodok ini saat itu telah menjadi merah karena darah.

Peristiwa kekejaman itu dimulai ketika orang-orang Cina yang mencari peruntungan di Batavia jumlahnya mencapai 80 ribu orang. Banyak di antara mereka yang bekerja di pabrik-pabrik gula yang masa itu merupakan penghasilan bidang perkebunan terbesar di Jakarta.