Jumat , 10 November 2017, 13:35 WIB
Hari Pahlawan

Perjuangan Arek-Arek Surabaya Merobek Bendera Belanda

Red: Karta Raharja Ucu
wikipedia
Para pemuda di Surabaya menyerbu Hotel Yamato tempat Belanda mengibarkan benderanya
Bung Tomo

Saat ini, bentuk bangunan dari hotel itu tak jauh berbeda meski sudah berganti nama. Bendera Merah Putih di tiang bekas dikibarkannya bendera merah-putih-biru itu tampak masih berkibar saat Republika berkunjung ke sana.

Bendera itu berkibar di ujung tiang berwarna putih, warna yang menjadi warna dominan hotel tersebut. Di bagian tembok hotel di bawah bendera itu terdapat plakat bertuliskan sejarah hotel tersebut.

Kepada Republika, Marketing Communication dari Hotel Majapahit Novi Irawan mengatakan, pihaknya terus melakukan pelestarian bangunan yang menjadi cagar budaya tersebut. Menurutnya, pelestarian salah satu ikon di kota Surabaya bukan hanya sekadar ada, tetapi menjadi sebuah keharusan.

"Hotel Majapahit ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya kota Surabaya, tentu saja manajemen hotel berusaha maksimal untuk melestarikannya," ujar Novi kepada Republika.co.id, Ahad (5/11).

Ia menyebutkan, berbagai perawatan fisik terhadap cagar budaya itu terus dilakukan. Pengecatan ulang sesuai fisik aslinya, pembenahan dan renovasi terus dilakukan untuk merawat hotel bernilai historis itu.

"Fisik tampak luar bangunan dipertahankan keasliannya, sementara interior di dalam ruangan terus dibenahi untuk menjawab kebutuhan zaman," kata dia.

Di bagian dalamnya, tepatnya di bagian lobby, terdapat foto-foto yang dipajang di dinding ruangan tersebut. Foto yang paling besar ada di bagian meja penerima tamu. Di sana terpajang foto bangunan asli Hotel Oranje hasil potretan Kurkdjian L.

Selain pelestarian fisik, lanjut Novi, manajemen hotel itu juga berusaha melestarikan nilai historis dengan mengadakan hotel tour untuk para tamunya. Dengan adanya hotel tour itu, kata dia, tamu tidak hanya mengenal fisik bangunan saja tapi juga mengetahui cerita dan lokasi bersejarah di hotel ini,

"Untuk saat ini, situs bendera tersebut masih ada dan terawat. Bahkan, bendera merah putih yang berkibar di tiang bendera tersebut merupakan proporsi asli dari bendera merah putih biru yang dirobek," kata dia.