Senin , 22 November 2010, 18:48 WIB

Rencana Israel Mundur dari Desa Lebanon Hanya Tipu Daya!

Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT--Hizbullah, Ahad, meremehkan keputusan Israel untuk menarik tentara dari sebuah desa yang disengketakan di perbatasan dengan Lebanon sebagai tak lebih dari "tipu daya" dan menuduh PBB terlibat dalam tipu muslihat dengan Israel itu. "Musuh, Israel, ingin menunjukkan bahwa mereka telah mundur sama sekali dari wilayah Lebanon," kata anggota parlemen dari Hizbullah Mohammad Raad dalam pidato di Lebanon selatan, yang beberapa kutipannya telah didistribusikan ke media di Beirut.

Itu perbuatan dengan keterlibatan PBB, kata Raad dalam reaksi pertama oleh kelompok Syiah garis keras Hizbullah sejak Israel mengumumkan keputusannya. Pada Rabu (17/11), kabinet keamanan Israel menyetujui rencana untuk menarik tentara dari bagian utara desa Ghajar --yang disengketakan-- dan menyerahkan kekuasaan atas desa itu kepada pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL.

Perincian mengenai rencana itu masih perlu disusun dan akan membutuhkan lagi persetujuan kabinet keamanan, tapi langkah tersebut, jika diterapkan, akan menghasilkan pengerahan kembali Israel di selatan "garis biru" PBB yang membatasi perbatasan itu. UNIFIL telah memutuskan Ghajar utara terletak di Lebanon dan sisanya di Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel, yang direbut dari Suriah pada 1967. Tapi Israel mengambilalih sisi (Ghajar utara) Lebanon juga dalam perangnya yang menghancurkan dengan Hizbullah.

Para pejabat PBB menyambut baik langkah itu dan koordinator khususnya untuk Lebanon, Michael Williams, menyebutnya sebagai sebagai "langkah penting ke arah pelaksanaan penuh resolusi PBB 1701", yang menghasilkan gencatan senjata pada 2006. Tapi Raad menuduh bahwa keputusan Israel itu hanya "tipu daya yang dipersiapkan pada malam hari dengan PBB" untuk menunjukkan bahwa negara itu telah melaksanakan resolusi PBB.

"Penarikan Israel dari bagian utara Ghajar, yang menempatkannya di bawah pengawasan PBB, mencegah pengerahan militer Lebanon dan membiarkan urusan sipil di tangan musuh Israel yang menduduki bagian selatan desa itu bukan penarikan diri."

Raad mengatakan Hizbullah minta penarikan penuh Israel dari Lebanon yang akan mencakup Shebaa Farms.
Farms, sepotong tanah berbukit-bukit yang kaya dengan sumber air berukuran 25Km persegi, terletak di persimpangan jalan Lebanon tenggara, Suriah baratdaya dan Israel utara. Amerika Serikat juga menyambut baik langkah Israel di Ghajar utara, tapi pemerintah Lebanon belum menanggapi.

Sumber : ant/AFP