Kamis , 17 November 2011, 13:26 WIB

Brunei Darussalam Pilih Maskot Berwujud Manusia

Rep: Agung Sasongko/ Red: Didi Purwadi
www.dvt.vn
Awang Budiman yang menjadi maskot SEA Games 1999.
Awang Budiman yang menjadi maskot SEA Games 1999.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Setiap event olahraga, termasuk SEA Games, memiliki maskot guna memberikan ciri khas yang mewakili karakter tuan rumah. Secara harfiah maskot diartikan orang, binatang atau benda yang diperlakukan oleh suatu kelompok sebagai lambang pembawa keberuntungan atau keselamatan.

Yang menarik, dari 26 kali penyelenggaraan SEA Games, pemilihan maskot biasanya terinspirasi dari hewan khas negara atau daerah tuan rumah. Misalnya saja SEA Games XVII Singapura pada tahun 1993. Negara ini memilih Singa sebagai maskot SEA Games. Karakter ini diambil dari ikon negara itu.

Contoh lain adalah 'Trau Vang' yang menjadi maskot SEA Games XXII Vietnam tahun 2003. Maskot ini berupa kerbau yang kuat dan besar tapi lembut dan pintar.

Indonesia sendiri menjadikan komodo sebagai maskot SEA Games 2011. Maskot ini diberi nama Modo dan Modi, sepasang komodo. Maskot ini diadopsi dari binatang komodo, hewan purba kebanggaan Indonesia, yang terdapat di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Nah, tuan rumah Sea Games XX Brunei Darussalam memilih pemuda (orang) biasa berpakaian tradisional Melayu berwarna kuning, celana hitam dan destar merah sambil menggenggam bendera Brunei. Maskot itu selanjutnya diberi nama "Awang Budiman".  Awang Budiman  memiliki makna semangat, kegembiraan, dan energi yang mencerminkan kepribadian masyarakat Asia Tenggara.

Di kalangan masyarakat Melayu, maskot ini begitu populer. Sebab, istilah Awang Budiman tidak asing bagi masyarakat Melayu di kawasan Asia Tenggara.