Rabu , 02 August 2017, 17:05 WIB

Erick Thohir Kukuhkan Kontingen SEA Games 2017

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Andri Saubani
REPUBLIKA/Anggoro Pramudya
Ketua Umum KOI Erick Thohir menyalami kontingen SEA Games 2017 setelah acara pengukuhan di Wisma Menpora, Rabu (2/8).
Ketua Umum KOI Erick Thohir menyalami kontingen SEA Games 2017 setelah acara pengukuhan di Wisma Menpora, Rabu (2/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Olimpiade Indonesia atau KOI baru saja menggelar sesi pengukuhan kepada para kontingen Indonesia yang akan bertandingan di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia pada 19-31 Agustus. Acara yang digelar di Wisma Menpora, Rabu (2/8) siang WIB, dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KOI, dihadiri sekitar 250 perwakilan atlet serta 55 ofisial yang akan tampil pada event dua tahunan tersebut.

Dalam sambutannya Ketum KOI, Erick Thohir berharap bahwa para atlet Indonesia dapat bersaing dengan negara lain dan turut mengharumkan Merah-Putih di turnamen bergengsi. "Kami berharap atlet-atlet dapat membuat terobosan. Kalau kalian lihat, rekan-rekan kalian banyak buat letupan luar biasa seperti tim bola voli yang masuk semifinal Kejuaraan Asia, atlet renang yang masuk delapan besar dunia," terang Erick Thohir.

Nantinya, Indonesia akan memberangkatkan 534 atlet ke SEA Games Kuala Lumpur disertai 166 ofisial dan 55 perangkat pendukung yang membuat kontingen Indonesia nantinya berjumlah 755 orang. Pada SEA Games kali ini, Indonesia diharpakan bisa mendongkrak prestasi sebelumnya di SEA Games dua tahun lalu yang mengakhiri turnamen di posisi kelima dengan koleksi 47 emas, 61 perak, dan 74 perunggu. "SEA Games merupakan sasaran antara menuju Asian Games 2018. Target kita memang berat, tapi kalau ada kemauan dari atlet semua dapat tercapai," sambung Presiden Inter Milan itu.

Di samping acara pengukuhan itu, ada juga penandatanganan Pakta Intergritas yang dilakukan oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2017, Aziz Syamsuddin. Seperti diketahui bahwa Pakta Integritas itu dibuat untuk membuat tanggung jawab terhadap para kontingen Indonesia selama bertanding, serta memberikan dukungan agar para atlet berjuan meraih prestasi tinggi.

"Pakta Integritas bertujuan untuk mempertebal nasionalisme dan semangat juang para atlet agar berprestasi nantinya. Dengan target empat besar dan meraih paling sedikit 61 medali emas," ucap Ketua Panitia Koordinator Persiapan Indonesia ke SEA Games 2017, Helen Sariat de Lima.

Kontingen Indonesia berangkat ke SEA Games 2017 dengan dukungan anggaran Rp 30,5 miliar dari APBN 2017, serta Rp 11 miliar dari dukungan Satlak Prima. Namun, dua cabang olahraga hoki es dan ski es berangkat ke Malaysia atas biaya mandiri.

Rencananya, para atlet berserta rombongan lainnya di SEA Games 2017 akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (7/8). Setelah itu, rombongan akan berangkat ke Kuala lumpur pada sore harinya.