Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perenang Indonesia Pecahkan Rekor SEA Games Gaya Punggung

Minggu, 13 November 2011, 20:00 WIB
Komentar : 1
Antara/Rosa Panggabean
Perenang Indonesia, Yessy Yossaputra, mengekspresikan kegembiraannya usai menyabet emas di nomor 200 meter gaya punggung putri di Stadion Aquatic Centre Jakabaring dalam SEA Games XXVI, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (13/11).
Perenang Indonesia, Yessy Yossaputra, mengekspresikan kegembiraannya usai menyabet emas di nomor 200 meter gaya punggung putri di Stadion Aquatic Centre Jakabaring dalam SEA Games XXVI, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (13/11).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG - Perenang putri Indonesia, Yessy Yosaputra, meraih medali emas pertama di cabang renang yang sekaligus memecahkan rekor baru SEA Games di nomor 200 meter gaya punggung putri.

Hasil perlombaan renang SEA Games XXVI/2011 di kolam renang Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, Ahad, catatan waktu atau rekor baru yang diciptakan perenang Indonesia Yessy Yosaputra adalah 2 menit 15,73 detik atau lebih cepat dari rekor lama 2 menit 16,76 detik atas nama Akkiko Thomson asal Filipina.

Sedangkan medali peraknya direbut perenang Filipina Dorothy Grace Hong dengan waktu 2 menit 17,12 detik.
Medali perunggunya direbut Li Tao perenang asal Singapura dengan mencatat waktu 2 menit 19,37 detik.

Sebelumnya atlet loncat indah Indonesia Muhammad dan Luthfi Niko Ahdil yang turun di nomor berpasangan papan 10 meter putra berhasil sumbang emas pertama untuk cabang akuatik.

Hasil perlombaan loncat indah di kolam renang Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, Minggu, Indonesia berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu perak.

Emas yang diraih Muhammad dan Luthfi di nomor papan 10 meter berpasangan putra membuat riuh suasana di kolam renang dengan didengarkannya lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Hasil perlombaan pasangan Muhammad dan Luthfi berhasil meraih total nilai terbesar 344,61 sedangkan medali peraknya diraih atlet Philipina Asek Y Jaime dan Febriga Rolex Rian nilai 344,61, perunggunya dari Thailand Siriboon Theeratop dan Thai Tammaoros (260,64).

Sementara itu medali perak Indonesia diraih oleh Dewi Setyaningsih dan Natalie Dinda yang turun di nomor papan tiga meter berpasangan putri.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar