Sabtu 01 Apr 2023 13:48 WIB

Remaja Diterkam Buaya di Pasaman Barat Ditemukan Tewas

Korban sudah diperingatkan kedua temannya ada buaya.

Remaja Diterkam Buaya di Pasaman Barat Ditemukan Tewas
Foto: Antara/Basri Marzuki
Remaja Diterkam Buaya di Pasaman Barat Ditemukan Tewas

REPUBLIKA.CO.ID, SIMPANG EMPAT -- Tim gabungan Basarnas Pasaman, Sumatera Barat menemukan Rifandi (13 tahun) yang diduga diterkam buaya dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Batang Sikabau Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (1/4/2023).

Korban ditemukan sekitar pukul 10.16 WIB. "Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban diterkam buaya," kata Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulwi Finanda, Sabtu.

Baca Juga

Ia mengatakan penemuan korban itu berawal dari lanjutan pencarian yang dilakukan tim gabungan pada Sabtu pukul 07.00 WIB. Tim melakukan penyisiran sungai menggunakan 1 Unit LCR dan 6 unit perahu sejauh 15 kilometer ke arah hilir sungai.

Namun, baru melakukan penyisiran sekitar 1,5 kilometer, korban Rifandi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Pada pukul 11.15 WIB tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, TNI AD, Basarnas, BPBD dan Polisi selesai melaksanakan tugas dan korban diserahkan ke Polsek Sungai Beremas untuk diserahkan ke pihak keluarga," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat Zulkarnain mengatakan korban ditemukan dalam keadaan utuh, namun ada luka di kaki dan tangannya. "Saat ini korban sudah berada di rumah duka untuk segera dimakamkan," katanya.

Korban diduga diterkam buaya berawal pada Kamis (30/3/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Saksi Suprianto dan Supar melihat korban sedang bermain di pinggiran sungai bersama dua orang rekannya Habib (9) dan Wildan (12).

Kemudian sekitar pukul 17.15 WIB, kedua rekan korban melihat ada seekor buaya di permukaan sungai dan memberi tahu korban agar tidak mendekati sungai. Namun, hal itu tidak digubris oleh korban.

Kedua rekannya memberi tahu mereka melihat buaya, dengan tujuan agar korban tidak melompat ke dalam sungai, namun korban malah mengatakan apa dilihat oleh temannya itu bukan buaya melainkan hanya sepotong kayu. Setelah itu, korban Rifaldi Anesta melompat ke sungai dan kaki korban langsung diterkam oleh buaya tersebut.

Kedua rekannya mencoba membantu dengan berusaha memukul buaya dan menarik korban dari mulut buaya tapi tidak berhasil sehingga korban ditarik dan dibawa oleh buaya ke dalam air. Melihat kejadian itu, saksi Supriyanto dan Supar juga mencoba mengejar buaya tersebut sambil berteriak meminta pertolongan warga lainnya, akan tetapi korban telah menghilang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement