Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pertamina Pun Peduli Lingkungan

Sabtu, 24 November 2012, 11:00 WIB
Komentar : 0
Antara/Widodo S Jusuf
Pertamina

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Tanpa kita sadari asap knalpot menyumbang 26 persen dari total emisi di Indonesia. Menurut data Bappenas, setiap kali kendaraan mengeluarkan asap, sekitar 1.000 unsur beracun yang terkandung di dalamnya.

Asap knalpot merupakan polusi udara yang dampaknya lebih besar di banding polusi dari pabrik. Polusi ini akan menimbulkan penyakit yang menyerang sistem pernafasan. Karbon monoksida yang dihasilkan dari asap kendaraan akan mengikat hemoglobin dan membuat pernafasan kita terganggu.

Oleh karena itu Pertamina menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan. Salah satunya adalah program Green Planet dan Biopori. Green Planet adalah program Penanaman pohon secara langsung yang dilakukan di berbagai area. Pada tahun 2009 telah didistribusikan sekitar 100.000 pohon, di Jakarta dan wilayah-wilayah operasi Pertamina di Indonesia.

Pada 2009 Pertamina memberikan 12.300 unit Bor Biopori di Jakarta, Jawa Tengah, DIY, dan Tangerang. Biopori berguna untuk membantu percepatan resapan air dan penginvestasian air di dalam tanah. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pertamina dalam programnya yang berjudul Pertamina Sobat Bumi.

Hal itu juga dipaparkan oleh bapak Audy Arwinandha Nasution selaku asisten customer dari Pertamina dalam acara Republika Online Journalism Training pada Rabu, 14 November 2014 di SMKN 27 Jakarta.

Penulis: Rifti Gita Sulistiyo, (SMAN 77), Meuthia Rachmah (SMAN 35), Tulus Gema Andaru (SMKN 38), Filsa Yulia Kaspha (SMAN 30), Naufal Mahdi (SMKN 2)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : SMA/SMK se Jakarta Pusat
1.869 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...