Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Masyarakat Masih Kurang Kesadaran Beli BBM Nonsubsidi

Sabtu, 24 November 2012, 10:00 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Petugas SPBU mengisikan BBM subsidi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Mobil berplat nomor B 1129 PKV terlihat memasuki area pom bensin di daerah Benhil, Jakarta Selatan. Pengendara mobil tersebut hendak mengisi bahan bakar mobilnya yang berkecepatan 2000 cc. Pengendara tersebut memarkirkan mobilnya dibagian Premium.

Kami yang melihat kejadian tersebut merasa geram. Karena Pemerintah telah menginformasikan kepada masyarakat pengguna kendaran bermotor mengenai peraturan penggunaan bahan bakar subsidi dan non-subsidi. Untuk mobil berkecepatan 1500 cc ke bawah berhak menggunakan bahan bakar bersubsidi. Sedangkan untuk mobil berkecepatan 1500 cc ke atas harus menggunakan bahan bakar non-subsidi. Sementara untuk motor berkecepatan di bawah 125 cc berhak menggunakan bahan bakar bersubsidi. Sedangkan motor berkecepatan 125 cc ke atas harus menggunakan bahan bakar non-subsidi.
 
Namun masih banyak masyarakat yang tidak menaati peraturan tersebut. Masih banyak pengendara mobil diatas 1500 cc atau pengendara motor di atas 125 cc yang menggunakan bahan bakar bersubsidi, seperti premium untuk kendaraan yang digunakan. Seharusnya pemerintah lebih mempertegas peraturan tersebut, agar pemberian bahan bakar tersebut teratur dan tidak berlebihan.

Penulis: Andrari Ambarwati - (SMAN 35), Wahidiyah Khoirunnisa (SMAN 27) Siska Ayu Juliani (SMKN 39), Annisa NHKS (SMKN 14), Ni Imas Ayu Cahyani Adning (SMAN 20)




Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : SMA/SMK se Jakarta Pusat
990 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...