Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Malam Mingguan Lebih Asyik dengan Mabit

Sabtu, 12 Januari 2013, 13:00 WIB
Komentar : 0
lilis uswatun/klub jurnalistik
Malam mingguan di Masjid At Tin

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Anak muda biasanya mengisi malam minggu dengan kegiatan senang-senang. Mulai dari bertemu pacar, pergi bersama teman atau hanya sekedar kumpul dan ngbrol dengan teman.

Tapi lain halnya dengan kelompok remaja yang ini. Mereka adalah remaja masjid At-Tin. Remaja masjid ini tergabung dalam organisasi Prisma At-Tin. Remaja masjid ini memiliki agenda khusus untuk mengisi malam minggu yang tak biasa. Mereka mengadakan Mabit, kegiatan bermalam di masjid. Yang dilaksanakan setiap sebulan sekali di minggu pertama. Mabit ini bukan sekedar mabit biasa. Mereka menamainya Mabit Asik.

Tujuannya untuk malam bina iman dan takwa serta saling bersilahturahmi satu sama lain. Kegiatan mabit ini cukup bervariasi. Mulai dari belajar tahsin Alquran, Public Speaking, Qiamullail, Sharing dan lain sebagainya. Cukup seru bukan.

Mabit ini awalnya terisnpirasi dari kegiatan itikaf yang dilakukan setiap bulan Ramadhan di masjid At-Tin. “Yang punya ide diadakannya mabit ini semua teman-teman Prisma. Karena kegiatan ini baik dan positif untuk mengisi malam minggu dari pada nongkrong nggak jelas,” kata Bagus Hardian, Ketua Prisma.
Prisma juga masih terus mengajak teman-teman yang lain untuk bisa bergabung. Banyak hal positif yang didapatkan melalui organisasi ini. Dari pada ngbrol gak karuan lebih baik gabung ke Prisma At-Tin. Malam minggu jadi lebih bermanfaat. Dunia dapat akhirat pun dapat.

Penulis: Lilis Uswatun Hasanah – Klub Jurnalistik 1

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
1.822 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...