Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bayar Pajaknya, Nikmati Fasilitasnya

Minggu, 03 Maret 2013, 06:08 WIB
Komentar : 0
ist
Pembangunan Jalan Layang

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ada sebagian masyarakat Indonesia yang belum mengenal sama sekali dengan pajak. Bagi orang awam, seringkali menganggap mengurus dan membayar pajak itu sesuatu yang merepotkan. Tapi jika mencari tahu lebih dalam pajak tidak sesulit yang dibayangkan. Pajak sendiri berarti kewajiban yang harus dibayarkan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi atau Badan Usaha kepada negara.

Lalu apa manfaat pajak bagi masyarakat? Pajak merupakan pemasukan terbesar bagi negara. Hampir 70 persen pendapatan negara didapatkan dari pajak. Pajak digunakan untuk pembangunan negara. Baik itu sarana dan prasarana negara, rumah sakit, jalan raya ataupun jalan tol.

Tapi masih saja ada masyarakat yang mengeluh untuk membayar dan mengurus pajak. Mengurus pajak itu sebenarnya tidak sulit. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sendiri memberikan kemudahan fasilitas untuk mengurus NPWP, membuat SPT dan SSP. Bahkan untuk semakin memudahkan masyarakat, KPP punya fasilitas baru aplikasi pengisian SPT online. Yaitu melalui e-Filling yang diakses di www.pajak.go.id. E-Filling memberikan kemudahan bagi masyarakat Wajib Pajak yang tidak sempat untuk mengurus pajak ke KPP. Karena e-Filling bisa diakses dimanapun dan kapanpun selama terhubung dengan internet.

Jadi masih merasa mengisi pajak itu menyusahkan? Malu dong memanfatkan fasilitas negara tapi tidak bayar pajak.

Penulis: Marini Octaviani -- Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional  “Veteran” Jakarta

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : UPN
1.084 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...