Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kemana Pajak Itu Digunakan?

Jumat, 22 Februari 2013, 07:24 WIB
Komentar : 0
ditjen pajak
pajak

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Di tahun 2012 Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp 124 triliun. Padahal APBN Indonesia harusnya tidak mengalami defisit jika semua masyarakat Wajib Pajak membayar kewajiban pajaknya.

Besaran APBN Indonesia di tahun 2012 adalah sebesar Rp 1.311,4 triliun. Dimana sebesar Rp 1.032,6 trilun berasal dari pendapatan perpajakan. Rp 270 triliun berasal dari pendapatan bukan pajak dan Rp 0,8 triliun berasal dari hibah. Sedangkan besar belanja negara pada tahun  2012 adalah sebesar Rp 1.435,4 triliun. Dimana Rp 965,0 triliun digunakan untuk belanja pemerintah pusat, Rp 470,4 triliun di transfer ke daerah dan Rp 124,0 triliun digunakan untuk pembiayaan lainnya.

Defisit ini bisa di atasi jika 60 juta jiwa total potensial Wajib Pajak yang penghasilannya diatas penghasilan  tidak  kena pajak (PTKP) membayar pajak. Sedangkan selama ini baru ada sekitar 20 juta jiwa yang terdaftar untuk membayar pajak.

Dan setiap Wajib Pajak harus mempunyai  nomor  pokok wajib pajak ( NPWP ) sebagai identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Untuk memperoleh  NPWP,  Wajib Pajak  harus  mendaftarkan diri ke  kantor  pelayanan  pajak (KPP), Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) atau Pojok Pajak yang terdapat di tempat keramaian. Seperti mall dan gedung perkantoran. Caranya pun cukup mudah, hanya dengan mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan persyaratan  administasi  yang diperlukan. Bisa juga mendaftarkan diri secara online melalui e-registrasi di situs direktorat jendral pajak secara GRATIS.

Penulis: Nanda Rizki Nur Rachman – Fakultas Ekonomi, Universitas Pancasila

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : FE Universitas Pancasila
4.018 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...