Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Animo Masyarakat Beragam Soal Citilink

Selasa, 23 Oktober 2012, 20:25 WIB
Komentar : 0
Antara
Citilink

REPUBLIKA.CO.ID, Citilink, anak atau bawahan dari perusahaan PT Garuda Indonesia, Tbk. membuka jasa penerbangan dengan biaya murah (LCC/Low Cost Airlines).

Citilink menjadi salah satu peserta di antara banyak perusahaan dari industri pariwisata lainnya.  Citilink akan fokus pada penjual dan promo atas tiket penerbangan murah pada rute Jakarta, Batam, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Medan, Balikpapan, Makassar dan Lombok.

Guna meningkatkan pelayanan kepada penumpang, belum lama ini Citilink membuka rute penerbangan baru Bandung – Denpasar PP dengan frekuensi 2 kali sehari dengan tarif Rp.214.000,- dengan periode pembelian tiket dari tanggal 20-27 Oktober dan keberangkatan 1 Februari – 30 April 2012 dan Citilink ini juga mulai mengarahkan tarif penerbangan LCC.

Pasar LCC yang tumbuh dengan pesat antara 16 sampai 20 persen tiap tahunnya membuat sang induk Garuda Indonesia begitu serius menjadikan Citilink tumbuh berkembang dalam pasar penerbangan Indonesia yang benar-benar sedang mengalami booming.

Tetapi dalam menjalankan konsep LCC ini, beberapa komunitas masyarakat menganggap LCC itu merupakan hal yang dapat menyebabkan pandangan masyarakat negatif.

Berdasarkan hasil survei ke masyarakat sekitar yang telah dilakukan oleh dua mahasiswa penerbangan, Dimas Satrio Putra Gunawan dan Mentari Noor didapati persepsi masyarakat atas pelayanan Citilink.

Masyarakat yang menyatakan setelah merasakan penggunaan LCC Citilink dibagi dalam beberapa kategori yaitu :
a) Nyaman sebanyak 16 Orang (38,1%)
b) Tidak nyaman sebanyak 26 Orang (61,9%)
dan yang tidak memilih sama sekali sebanyak 5 orang.

Kemudian dalam statement “Apakah low cost airlines Citilink sudah dapat dikatakan aman?”
a) ‘Sudah’ sebanyak 17 Orang (37,0%)
b) ‘Belum’ sebanyak 29 Orang (63,0%)
dan yang tidak memilih kedua kategori tersebut sebanyak 1 orang.

Kemudian terdapat lagi masalah mengenai ‘Lamanya menunggu refund dari Citilink’ yang dilontarkan dari bapak Chairul Akbar. Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan konsumen masih kurang puas dengan pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan Citilink di Indonesia yang menggunakan konsep lowcost, hal ini dapat dilihat dari jawaban masyarakat. Karena seiringnya keterlambatan waktu keberangkatan pesawat dan armada yang digunakan masih armada yang lama.

Penulis: Gallerie Tjandra (Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjajaran)

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Universitas Padjajaran
942 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...