Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Potret Gedung Juang Bekasi yang Semakin Terlupakan

Minggu, 06 Januari 2013, 16:28 WIB
Komentar : 0
disparbud.jabarprov.go.id
Gedung juang Bekasi

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI -- Beberapa waktu lalu Himpunan Mahasiswa Geografi Unisma Bekasi mendatangi Gedung Juang Tambun Bekasi dalam rangkaian Obserfuntrip. Gedung yang berdiri pada 1910 ini meninggalkan banyak sejarah khususnya bagi warga Bekasi.

Saksi bisu perjuangan veteran Bekasi ini masih berdiri kokoh menjulang ke langit. Warna cat yang sepertinya baru ini menambah kesan kokoh bangunan yang telah berdiri sekitar 120 tahun yang lalu.

Sayang, gedung ini sudah tidak terurus dan tidak berjalan sesuai fungsinya sebagai peninggalan bersejarah. Banyak kotoran Kelelawar di setiap sudut luar gedung ini. Dan menyebarkan bau yang tak sedap. Ini membuat siapapun yang datang enggan berlama-lama berkunjung. Bahkan cerita keangkeran yang beredar di masyarakat membuat bulu kuduk merinding ketika berjalan di lokasi ini.

Selain itu belakangan gedung ini berubah fungsinya menjadi gedung serba guna. Misalnya gedung ini pernah menjadi gedung pertemuan aparat pemerintah Bekasi. Pernah juga menjadi perpustakaan umum. Bahkan Gedung Juang ini pernah menjadi tempat perkuliahan Universitas Islam 45 (Unisma). Kala itu Unisma belum memiliki gedung sendiri. Sungguh banyak sejarah yang ditulis di gedung ini.

Sekarang Gedung Juang tak lebih sebagai bangunan tua yang telah terlupakan sejarahnya. Bangunan yang lebih layak dibilang gudang penyimpanan barang-barang. Pemerintah Kabupaten Bekasi pun melupakan sejarahnya sendiri. Pemerintah seakan-akan tutup mata untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Penulis: Saepulloh (Mahasiswa Pend Geografi, Universitas Islam 45 Bekasi)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Unisma
2.510 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Ayu Fitriana Selasa, 8 Januari 2013, 17:36
semoga semakin berkembangnya Bekasi semakin meningkatkan Rasa Patriotisme terhadap sejahanya.
  El Hak Selasa, 8 Januari 2013, 15:36
Smoga Mahasiswa yang berkunjung tidak hanya menjadikan Geduang Juang sebagai media observasi semata namun juga punya tanggungjawab tuk mengelola dan gag kalah sama Komunitas Pengamen Jalanan yang telah ikut menjaga serta mengelola Gedung Juang sebagai Pusat Kesenian dan apresiasi kebudayaan.
AYO!
  Andry Selasa, 8 Januari 2013, 07:46
Seharusnya pemerintah bekasi menjaga dan memelihara gedung ini. Menjadikan gdung ini sbgai musium perjuangan rakyat bekasi sehingga generasi muda bekasi hafal betul sejarah kota mereka shingga mereka mencintai kota kelahirannya.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...