Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pare I Am in Love

Jumat, 25 Januari 2013, 07:47 WIB
Komentar : 1
photografiado.com
Pare

REPUBLIKA.CO.ID,Bagi orang lain, Paris itu kota Romantis. Tapi bagiku kota romantis itu Pare. Lebih tepatnya desa Pare. Di belahan timur Jawa ini aku belajar banyak hal. Dari belajar bahasa Inggris sampai soal cinta. Aku menemukan cintaku di Pare.

Di Pare aku menemukan cinta yang tak biasa. Aku menemukan cinta yang luar biasa. Sebenarnya aku tak tahu apakah cintaku ini bisa selamanya atau hanya cinta sesaat. Tapi saat berada di dekatnya, aku merasa kenyamanan. Semua yang ku lewati bersamanya terasa sangat indah. Tak pernah sedikitpun aku melewatkan momen bersamanya. Begitu banyak hal yang kulakukan bersamanya. Bahkan hingga hal konyol sekalipun.

Tapi semua ini telah berubah. Aku pergi meninggalkan Pare. Pergi meninggalkan desa yang begitu indah. Ingin sekali ku mengulang semuanya. Mengulang kembali kisah ku bersamanya ketika aku berada di kampung halamanku.  Tapi itu semua sudah tidak mungkin, jarak yang sudah merubah kita berdua. Dia sudah bahagia dengan hidupnya. Akupu mencoba bahagia dengan kehidupanku.

Pertemuan yang begitu singkat, tidak membuatku menyesal telah mengenalnya. Sekarang aku tak tahu dimana keberadaannya. Tapi aku selalu berharap aku dapat bertemu kembali dengannya. Aku hanya ingin mengatakan kepadanya, “perasaanku masih sama terhadapmu.” Kini kenangan itu hanya kutuliskan dalam “Pare I am in Love”

Penulis: Nurul Sholihah -- Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : UMJ
935 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  saka jogja Jumat, 25 Januari 2013, 07:53
Wah,so swit.

Prikitiuuw
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...