Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gelar Busana di Aditorium UIN Jakarta

Selasa, 30 Oktober 2012, 12:00 WIB
Komentar : 0
Samsul Arifin/rtc
pera

REPUBLIKA.CO.ID,CIPUTAT -- Tren fashion islami kini tengah mewabah dikalangan kaum hawa, khususnya dikalangan mahasiswi UIN Jakarta. UIN Jakarta merupakan kampus dimana mahasiswi harus mengikuti aturan islam atau syar'i. Simbol lingkungan islam yang ada di kampus ini, secara langsung atau tidak langsung memberikan kontribusi pada perkembangan busana muslim di Indonesia.
    
Inilah yang mendorong mahasiswa UIN Jakarta menggelar UIN Fashion Fair (UFF) 2012. UFF bertujuan untuk membuat UIN sebagai pusat media syiar dan syar'i dalam islam dan mendukung Indonesia sebagai pusat fashion muslim tahun 2020. UFF juga bekerja sama dengan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UIN Jakarta didukung oleh UIN Jakarta, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hijabers Community dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Acara peragaan busana muslim dengan tema “Breakthrough” memeragakan busana muslim wanita dan pria. Untuk peragaan busana wanita dari perancang busana: Monika Jufry & Najua Yanti (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia - APPMI) dan Jenahara. Rising labels dari Look Up, Simplyveewee, Popyt&K-Masterpiece (Alumni UIN) di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Sabtu (13/10).
    
Sedangkan peragaan busana pria dari rising label: Morning Blue, Drei dan Astiga Leather. Dan ada talkshow interaktif bersama HijUp, Wolipop, Nina Septiani (World Muslimah Beauty 2012) dan artis cantik, Risty Tagor.
    
Tujuan diselenggarakan acara fashion show ini adalah mahasiswa UIN mencoba mengembangkan dan membuat sebuah terobosan baru, dalam dunia fashion, khususnya fashion muslim. Dimana, UFF ini sebagai ajang eksplorasi dan pengembangan fashion sense yang dimiliki oleh generasi muda saat ini. “Arti kata breakthrough itu sendiri bermakna mendobrak segala keterbatasan yang ada. Dengan mengembangkan  kepercayaan diri, dan tetap istiqomah melakukan pengembangan syi'ar islam dengan metode yang kreatif dan berbeda,” ujar Project Officer UFF 2012, Qonitah Al-Jundiah.
    
Acara peragaan busana muslim ini juga dihadiri Rektor UIN Jakarta Komaruddin Hidayat, Dian Pelangi, Hijabers Universitas Indonesia (UI), Hijabers Universitas Negeri Jakarta (UNJ). UFF telah berhasil mengadakan empat pre-event (Hijab and Beauty Class “Festive Hijab and Beauty” with Wardah pada 25 Mei, Talkshow “Fashion, World and Religion” pada 1 Juni dan Fashion Swap “Fashion for Charity” sekaligus Islamic Styling Competition “Casual Playful Outfit” pada 8 Juni lalu.

Samsul Arifin
Jurnalistik UIN Jakarta

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : UIN Jakarta
1.256 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...