Sabtu , 16 September 2017, 07:52 WIB

Ratusan Pakar Biologi Dunia Paparkan Risetnya di UGM

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Endro Yuwanto
UGM
UGM

REPUBLIKA.CO.ID,  SLEMAN -- Sebanyak 200 pakar dunia hadir dalam The 5th International Conference on Biological Science (ICBS) 2017. Konferensi ini digelar Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) di East Parck Hotel Yogyakarta, 15-16 September 2017.

Konferensi mendiskusikan penelitan-penelitian terkait life science. Kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari tujuh negara, seperti Jepang, Swedia, Jerman, Belanda, Australia, Malaysia, dan tuan rumah Indonesia. Konferensi dibuka secara langsung Rektor UGM Panut Mulyono, yang mengingatkan lagi kontribusi penting dari bidang ilmu biologi.

"Biologi memiliki kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi, harapannya, melalui konferensi ini nantinya dapat menumbuhkan riset biologi baru dan teknologi biologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia," kata Panut, Jumat (15/9).

Dekan Fakultas Biologi UGM Budi S Daryono menyampaikan, penelitian biologi berperan penting mewujudkan kehidupan manusia yang lebih baik dan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penting memajukan keilmuwan biologi, membangun jejaring, dan berbagai hasil riset ilmuwan nasional dan internasional.

"Penelitian biologi penting dilakukan karena menjadi dasar untuk pengaplikasian yang lebih luas lagi di berbagai bidang sebagai solusi permasalahan di masyarakat," ujar Budi.

Ketua Panitia ICBS 2017 Tuty Arisuryanti mengatakan, kegiatan mengangkat tema "Inventing Prosperous Future through Biological Research". Konferensi dibagi ke dalam delapan topik antara lain tentang ekologi dan konservasi, biosistematika, nano bioteknologi, dan biomaterial.

"Melalui konferensi membuka kesempatan besar untuk berbagi ide, gagasan, dan hasil riset yang dilakukan, serta membangun kolaborasi untuk penelitian di masa depan," kata Tuty.

Konferensi menghadirkan pembicara kunci Keiko Natsuaki dari Tokyo University of Agriculture Jepang. Sejumlah pembicara lain di antaranya Herman P Spaink dari Universiteit Leiden, Ingo Schubert dari Leibinz Institute of Plan Genetics and Crop Plant Research Jerman, Maryati Mohamed dari Tun Hussein Onn Malaysia, dan Deputi 1 Kantor Staf Kepresiden RI Darwanan Prasodjo.

Dalam kesempatan itu, dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman Fakultas Biologi UGM dengan Faculty of Science, Technology and Human Development Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Kerja sama dilaksanakan dalam bidang pendidikan dan penelitian yang meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset dan join seminar.

Masih dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula pembentukan tim peneliti restorasi gambut Fakultas Biologi UGM dan Badan Restorasi Gambut. Selain itu, dihelat peluncuran model hewan penelitian yaitu zebra fish antara IBL Leiden dan Fakultas Biologi UGM.