Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mahasiswa Trisakti Membangun Jaringan Lewat Alumni

Kamis, 20 Desember 2012, 20:55 WIB
Komentar : 0
hendiqu.blogspot.com
Kampus Universitas Trisakti di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kerusuhan Mei 1998 yang membawa korban sejumlah mahasiswa Trisakti ternyata tidak selamanya menyisakan duka. Ada  dampak positif dibalik semua peristiwa yang terjadi.

Sampai saat ini kisah dan tragedi itu masih terasa hangat dan sering dibicarakan di kalangan mahasiswa Trisakti. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana kisah sebenarnya terjadi. Namun, cerita yang turun-menurun diwariskan itu membuat mahasiswa baru sering penasaran. Banyak mahasiswa yang suka bertanya kepada senior dan alumninya. Pada kesempatan ini alumni bisa mengenal juniornya.

Hubungan yang kuat antara senior dan alumni ini yang kemudian memberikan banyak manfaat. Berkat saling mengenal ini, junior biasanya lebih mudah mendapatkan pekerjaan lewat seniornya.

Hudson misalnya, sekarang Ia bisa bekerja di salah satu perusahaan kargo lewat seniornya. Lain lagi dengan Irvan. Irvan yang bercita-cita bekerja di bidang pengecoran lepas pantai  akhirnya bertemu dengan Johan. Keduanya sepakat jika Ivan memiliki nilai diatas rata-rata, Ivan akan mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya. Lewat peristiwa 15 tahun lalu itu, ikatan antara alumni dan juniornya semakin kuat. Lewat ini pula jaringan kerja dan usaha yang bersifat nasional dan internasional bisa dimiliki.

Penulis: Hubert Henderson – (Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin, Universitas Trisakti)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Trisakti
1.444 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...