Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Keselamatan Pesepeda Terancam di Jalurnya Sendiri

Kamis, 20 Desember 2012, 20:51 WIB
Komentar : 0
m irfan nofa
Jalur Sepeda

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Bersepeda sudah menjadi pilihan banyak orang. Dengan bersepeda dapat mengurangi konsumsi BBM. Dengan bersepeda juga memberikan manfaat positif seperti ramah lingkungan. Namun sepertinya lingkungan masih kurang ramah bagi pesepeda.

Pada 16 Desember lalu, Gubernur Jakarta, Joko Widodo, meresmikan jalur sepeda di wilayah Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur. Peresmian ini disambut gembira oleh pesepeda. Sayangnya, para pengendara motor masih menerobos seenaknya kedalam jalur sepeda itu. Pengendara motor memanfaatkan jalur sepeda untuk menghindari kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama. Ini dirasa sangat menggangu dan mengancam keselamata pesepeda. Hingga seringnya terjadi kecelakaan antara motor dengan pengguna sepeda.

Berbagai cara pun sudah dilakukan untuk mencegahnya premotor masuk jalur sepeda. Dengan memportal, dengan mebuat pembatas beton Bahkan adanya petugas dishub di pintu masuk Jalur sepeda. Namun masih saja ada pemotor yang masuk jalur tersebut. Aksi damai juga pernah dilakukan oleh komunitas Bike To Work Bekasi, Robokers, untuk mengkampanyekan bahwa jalur tersebut bukan untuk pengendara motor. Namun sepertinya kurang berhasil.

Sudah saatnya Pemrov DKI lebih tegas kepada para pemotor yang kerap kali mengambil hak pesepeda. Mengingat keselamatan pesepeda terancam dijalurnya sendiri.

Penulis: Muhammad Irfan Nofa (Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Trisakti)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Trisakti
3.324 reads
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Rakyat patuhnya tentara!. Kamis, 20 Desember 2012, 21:04
Kalau memang harus diturun kan militer kenapa nggak? kayanya wibawa kepolisian sudah tidak seperti dulu lagi.kayanya masyarakat lebih akrab,dan menghormati TNI.mereka lebih bijaksana n tegas (it will worked).
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...