Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Apakah Pajak Itu Beban?

Minggu, 10 Maret 2013, 17:09 WIB
Komentar : 0
flickr
Menghitung Pajak/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Masih banyak masyarakat beranggapan bahwa membayar pajak itu adalah beban. Padahal, kalau kita melihat sejauh mana peran pajak dalam membiayai negara dalam menyelenggarakan pembangunan, kesadaran membayar pajak justru bukan lagi menjadi beban.

Persoalan utama bangsa ini adalah korupsi. Tingkat korupsi yang sangat tinggi berdasarkan indeks Lembaga Transparasi Internasional dan maraknya pemberitaan praktik korupsi yang dilakukan para pejabat, menjadikan masyarakat sering bertanya-tanya, apakah pajak yang dibayarkan oleh mereka, penggunaannya sesuai atau malah untuk memperkaya orang lain.

Terlepas dari unsur korupsi, pajak menjadi salah satu dasar pembiayaan negara. Sehingga keberhasilan pembangunan negara tergantung dengan pajak. Pemeliharaan jalan, penerangan jalan umum, pembangunan sarana dan prasarana lingkungan biayanya berasal dari pajak. Sehingga tanpa pajak, kegiatan negara akan sulit dilaksanakan.

Sekarang persoalan utamanya adalah bagaimana memudahkan masyarakat untuk membayar dan melaporkan pajak kepada negara. Beberapa tahun terakhir ini, Dirjen Pajak melakukan banyak terobosan-terobosan supaya masyarakat tidak dipersulit lagi dalam menyiapkan laporannya. Sosialisasi digalakkan di semua kantor pelayanan pajak. Malah yang terbaru, melapor pajak bisa melalui internet dengan mudah dan gampang. Artinya, pajak bukan lagi menjadi beban masyarakat.

Penulis : Unique Rafaella Audrya – Akuntasi, ABFI Institute Perbanas

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Perbanas
891 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...