Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Transjakarta Sudahkah Menjadi Solusi Kemacetan di Jakarta?

Jumat, 23 November 2012, 14:01 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Sejumlah kendaraan bermotor menyerobot jalur "busway" untuk menghindari kemacetan di Jatinegara, Jakarta Timur.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Banyaknya pengguna kendaraan pribadi membuat jalanan ibu kota semakin semrawut. Kondisi angkutan umum yang ada pun banyak yang sudah tidak layak. Hal ini menyebabkan orang malas untuk menggunakannya. Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi kemacetan, salah satunya adalah dengan menyediakan alat transportasi yang lebih banyak dan terkoordinir, yaitu Bus Transjakarta.

Namun, dalam kenyataannya hal ini tidak juga mengurangi kemacetan Jakarta. Penumpang yang padat sehingga harus berdesakkan mengantre di halte dan di dalam bus. Tak hanya itu, ketidaktepatan waktu datangnya bus di halte, ditambah jalanan yang macet dan menyebabkan banyak kendaraan pribadi yang menggunakan jalur Transjakarta. Selain itu seringkali adanya pelecehan seksual terhadap wanita merupakan faktor-faktor yang membuat masyarakat semakin tidak berminat untuk menggunakan Bus Transjakarta dan memilih untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi.

Sehingga Bus Transjakarta pun merupakan solusi yang belum efektif untuk mencapai berkurangnya kemacetan di Jakarta, karena kenyataannya masih banyak orang yang menggunakan kendaraan pribadi semacet apa pun lalu lintas ibukota.


Rina Anindya (The London School Of Public Relations Jakarta Batch 14)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : London School
981 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Maul Jumat, 23 November 2012, 14:11
kalau mau solusi efektif transportasi di jakarta ya pakai motor.. kan yg merasakan macet di jakarta yg pakai mobil aja
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...