Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Belajar Menjadi Wartawan Bersama ROL

Minggu, 18 November 2012, 19:36 WIB
Komentar : 0
ROL to Campus di London School of Public Relations

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ada yang berbeda pada Jumat, 9 November 2012 lalu. Di kampus kami, STIKOM LSPR yang berlokasi di daerah Jakarta Selatan, sejumlah wartawan datang dan memberikan pelajaran reportase. Bagi saya, ini pengalaman menarik. Karena dunia jurnalistik masih asing di mata saya. Bagi saya, dunia wartawan, seperti yang saya lihat di televisi ataupun film-film.

Acaranya sendiri berlangsung menarik. Dimulai dari pagi hingga sore hari. Kami belajar soal dunia jurnalistik, industrinya hingga bagaimana caranya menjadi wartawan. Saya dan beberapa teman yang ikut acara tersebut merasa tidak bosan meski waktu pelatihan cukup panjang. Apalagi, ada sesi praktek, dimana semua peserta pelatihan belajar wawancara dan menulis yang baik.

Kami juga memahami, untuk menyaring atau membagi informasi harus berdasarkan fakta dan bukan opini. Selama ini, kami sering salah paham, bahwa informasi yang kami bagikan melalui sosial media sebagai salah satu tanda kita membagi informasi. Ternyata tidak semua informasi yang kita share berguna buat orang lain.

Dengan belajar jurnalistik, kami paham bahwa dalam pekerjaan dan kegiatan kami sehari-hari sebagai mahasiswi, ilmu ini akan sangat berguna. Semoga, dengan pemahaman dasar kami dalam ilmu jurnalistik, membuat kami semakin yakin dalam menuntut ilmu di sekolah kami termasuk dalam karier kami ke depan.

Penulis: Cicilia Djaya (Mahasiswi LSPR)

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : London School
1.185 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...