Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ditha Sempat Canggung Ikut Miss Indonesia

Senin, 14 Mei 2012, 22:41 WIB
Komentar : 0
Dodi Prananda
Anastasia Praditha

REPUBLIKA.CO.ID,Bagi Anastasia Praditha (19), mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, keikutsertaanya dalam miss Indonesia punya cerita tersendiri. Anastasia, menjadi finalis miss Indonesia mewakili daerahnya Banten.

Ditha yang berhasil dihubungi Sabtu (12/5) malam, mengaku keikutsertaannya sebagai Miss Banten bermula karena ia punya target untuk melihat dirinya berada di panggung sekelas Miss Indonesia. “Motivasinya karena saya seorang pemimpi,” kata dara kelahiran Palembang, 30 November 1993 ini.

Berpartisipasi dalam kontes kecantikan, tak membuat Ditha canggung. Sebelumnya, ia pernah terpilih sebagai Finalis Putri Batik Indonesia 2011. Baginya, ikut serta dalam kontes kecantikan adalah cara untuk mengembangkan talenta yang dimiliki.

Saat pertama datang ke lokasi karantina, Ditha mengaku canggung.''Tensi saya sampai 150,'' ujarnya, tergelak.

Putri pasangan FX Sugiharto dan Asda Fiska mengatakan ia terkadang punya perasaan tak percaya diri. “Banyak calon-calon yang potensial. Dari segi usia, bahkan saya bisa dibilang salah satu finalis yang termuda,” katanya.

Dua pekan mengikuti karantina, Ditha mengaku memiliki banyak cerita menarik, berkesan dan penuh kejutan. ''Saya jadi belajar lebih dewasa dan tenang menghadapi tekanan sendiri,” sebut dara yang juga hobi menulis ini.

Ditha bahkan tak menduga akan masuk 15 besar. “Semuanya punya kompetensi di bidangnya. Kontestan tahun ini punya latar belakang macam-macam. Kebanggan tersendiri buat saya bisa melihat wajah-wajah perempuan Indonesia yang berkualitas di Miss Indonesia,” katanya.


Penulis: Dodi Prananda, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia 2011


Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : FHUI
1.753 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...