Selasa 30 Aug 2022 19:39 WIB

Hubungan Pria Muslim dan Wanita Hindu Dalit Picu Kerusuhan 

Seorang pria Muslim dan wanita Hindu kawin lari.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil
 Hubungan Pria Muslim dan Wanita Hindu Dalit Picu Kerusuhan. Foto:  Ilustrasi Pernikahan Beda Agama
Foto: Republika/Thoudy Badai
Hubungan Pria Muslim dan Wanita Hindu Dalit Picu Kerusuhan. Foto: Ilustrasi Pernikahan Beda Agama

REPUBLIKA.CO.ID,DELHI — Ketegangan terjadi dalam sepekan terakhir di Desa Dewas di Madhya Pradesh, India pasca perusakan masjid yang dipicu hubungan seorang pria Muslim dengan seorang wanita dari komunitas Hindu Dalit. Seperti dilansir Wire pada Selasa (30/8/2022) konflik itu terjadi karena seorang pria Muslim berusia 20 tahun bernama Saifi kawin lari dengan wanita berusia 19 tahun dari komunitas Dalit bernama Ritika. Hal ini memicu ketegangan di Desa Uday Nagar dan sekitarnya hingga membuat keluarga wanita melaporkan Saifi kepada polisi yang selanjutnya dilakukan penyelidikan. 

Ketika perkumpulan di Desa Dewas Pada 27 Agustus, penduduk setempat diduga meneriakkan hinaan komunal terhadap komunitas Muslim dan merusak Masjid jami setempat. Dalam sebuah video kelompok itu meneriakkan bahwa umat Islam akan dipotong dan menyerukan perusakan masjid. Seorang penjaga toko di Dewas yaitu Kaifi  menyaksikan ketegangan tersebut. Dia menjelaskan apa yang terjadi hari itu.

Baca Juga

"Massa Hindutva mengepung kantor polisi. Mereka juga melakukan unjuk rasa dan meneriakkan cercaan komunal. Setelah itu, Masjid Jama kami dirusak. Kaca-kaca jendela, pipa-pipa dan kipas-kipas masjid rusak bahkan Alquran terlempar ke tanah. Toko saya juga diserang. Sebuah mobil, dua sepeda motor dan pengeras suara masjid juga rusak," katanya. 

Laporan informasi pertama (FIR) telah didaftarkan atas perusakan masjid kepada Polsek Uday Nagar setelah warga Muslim mengajukan pengaduan. Laporan itu dengan tuntutan kerusuhan, pelanggaran dan perusakan. Dalam peristiwa itu  Shera Yadav dan Shubham sebagai tersangka bersama gerombolan 20-25 orang tak dikenal.

Seorang warga Uday Nagar, Shikh mengatakan bahwa dalam kelompok yang melakukan penyerangan itu ada penduduk setempat dan perwakilan dari berbagai organisasi seperti Bajrang Dal dan RSS. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement