Home Video Republika TV
Israel Menggerogoti Masjidil Aqsa

REPUBLIKA.CO.ID, Imam Masjidil Aqsa, Syech Muhammad Mahmud Seyam menyayangkan minimnya perhatian umat islam terhadap keberadaan masjidil Aqsa. Karena itu, ia meminta umat islam untuk membantu perjuangan Palestina membebaskan Masjid al-Aqsha dari kukungan Israel. Demikian pernyataan
Syech Seyam saat berkunjung ke Indonesia, pekan ini.

Menurut Syech, Israel menguasai sebagian kawasan masjidil Aqsha yang jaraknya dekat dengan Palestina. Posisi ini memberikan kesempatan Israel untuk menggali terowongan dari bawah masjidil Aqsha.

Ia menyebut, ada beberapa hal yang membahayakan keberadaan Masjidil Aqsha, pertama, mereka (israel) ingn mengosongkan penduduk Palestina di Jerusalem Timur. Kedua, Israel berencana menghancurkan pemukiman warga Palestina dan terakhir, mereka berniat menggantikan penduduk asli dengan penduduk asing.

Syech juga menuduh Israel secara sembunyi-sembunyi  ingin merobohkan islam dengan diam-diam menggali terowongan sehingga konstruksi bangunan masjid menjadi tidak kuat dan akhirnya hancur pelan-pelan.

Ia mengingat bagaimana Israel melakukan usaha serupa Desember tahun lalu. Karena itu, Syech Seyam  tak ingin mengulangi peristiwa dimana orang yahudi melakukan aksi provokatif di masjidil Aqsha tapi umat islam tetap diam.

Syech Seyam begitu menyesalkan pemimpin negara-negara islam yang cenderung sibuk urusan masing-masing hingga lupa perjuangan saudara-saudara mereka di Palestina. Menurut Syech, adalah kewajiban umat islam untuk mempertahankan masjidil Aqsha. Itu karena, masjid itu bukan hanya milik bangsa Arab tetapi juga umat islam.

 

StockFootage: Reuters, youtube


Redaktur : Sadly Rachman
Reporter : Agung Sasongko
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.