REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG - Tim sukses pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepualuan Bangka Belitung (Babel), Eko Maulana Ali-Rustam Effendi (Ekotrus), menanggapi dingin selebaran gelap. Penyebaran selebaran gelap tersebut dinilai bertujuan menjatuhkan nama baik cagub incumbent tersebut dalam pilkada pada 23 Februari mendatang.
"Selebaran yang disebarkan di berbagai ruas jalan di Kabupaten Bangka Tengah berjudul 'Kapak Desak KPK Periksa Eko' tertanggal 19 Januari 2012 dan menuding Eko Maulana Ali selaku gubernur melakukan dugaan korupsi," ujar Mulyono, Ketua Tim Sukses pasangan Ekotrus, di Pangkalpinang, Ahad.
Mulyono menjelaskan selebaran tersebut sudah sampai ke pihak kepolisian. Ada kemungkinan selebaran tersebut merupakan suruhan pihak ketiga yang ingin menjatuhkan salah satu calon gubernur Eko Maulana Ali dan cawagub Rustam Effendi yang didukung Partai Golkar, PDIP dan PKS.
Para pendukung pasangan diharapkan jangan terlalu menaggapi isu tersebut. Karena, penyebaran selebaran itu merupakan kampanye hitam yang hanya bertujuan menjelak-jelekkan dan menjatuhkan lawan.
"Kita menganggap berita tersebut 'berita tidak jelas' karena tidak memiliki bukti kuat. Dan jika selebaran isu tersebut benar dan memiliki bukti kuat, masalah tersebut silahkan diperoses secara hukum," ujarnya.