Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Nelayan Majene Butuh Alat Deteksi Tempat Ikan Berkumpul

Sunday, 05 February 2012, 07:16 WIB
Komentar : 1
Antara
Seorang nelayan sedang mempersiapkan jaring untuk keperluan menangkap ikan.
Seorang nelayan sedang mempersiapkan jaring untuk keperluan menangkap ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Nelayan di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan bantuan alat pendeteksi tempat ikan berkumpul di laut. Bupati Majene, Kalma Katta, mengakui salah satu kekurangan nelayan Majene adalah mereka tidak memiliki alat pendeteksi ikan.

"Kabupaten Majene terkenal sebagai daerah yang mayoritas masyarakatnya adalah nelayan. Tapi, mereka kekurangan perlengkapan seperti alat pendeteksi tempat ikan berkumpul di laut," kata Bupati Majene, Kalma Katta, di Mamuju.

Karena tidak memiliki alat pendeteksi ikan di laut, maka hasil tangkapan nelayan di Majene dianggap kurang dalam meningkatkan sektor perikanan dan mendorong kemajuan ekonomi daerah Majene. Nelayan Majene awalnya menangkap ikan di laut dangkal. Namun karena laut dangkal mulai tercemar dan ikan berkurang, mereka kemudian menangkap ikan di laut dalam sekitar 30 mil dari lepas pantai Majene.

''Namun, karena tidak adanya sarana alat pendeteksi untuk mengetahui tempat ikan berkumpul di laut dalam, maka nelayan kesulitan menangkap ikan dan produksinya menjadi kurang,'' katanya. ''Oleh kareanya, saya meminta pemerintah memberikan bantuan alat pendeteksi ikan bagi nelayan Sulbar yang ada di Majene. Ini agar mereka tidak kesulitan lagi menangkap ikan dan dapat memacu peningkatan produksi perikanannya.''

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
FPI Jenguk Kapolsek Metro Gambir
JAKARTA --  Kapolsek Metro Gambir sempat menjadi korban aksi Front Pembela Islam (FPI) saat demo di depan Balaikota pada tanggal tiga Oktober silam....