Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Nelayan Majene Butuh Alat Deteksi Tempat Ikan Berkumpul

Minggu, 05 Februari 2012, 07:16 WIB
Komentar : 0
Antara
Seorang nelayan sedang mempersiapkan jaring untuk keperluan menangkap ikan.
Seorang nelayan sedang mempersiapkan jaring untuk keperluan menangkap ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Nelayan di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan bantuan alat pendeteksi tempat ikan berkumpul di laut. Bupati Majene, Kalma Katta, mengakui salah satu kekurangan nelayan Majene adalah mereka tidak memiliki alat pendeteksi ikan.

"Kabupaten Majene terkenal sebagai daerah yang mayoritas masyarakatnya adalah nelayan. Tapi, mereka kekurangan perlengkapan seperti alat pendeteksi tempat ikan berkumpul di laut," kata Bupati Majene, Kalma Katta, di Mamuju.

Karena tidak memiliki alat pendeteksi ikan di laut, maka hasil tangkapan nelayan di Majene dianggap kurang dalam meningkatkan sektor perikanan dan mendorong kemajuan ekonomi daerah Majene. Nelayan Majene awalnya menangkap ikan di laut dangkal. Namun karena laut dangkal mulai tercemar dan ikan berkurang, mereka kemudian menangkap ikan di laut dalam sekitar 30 mil dari lepas pantai Majene.

''Namun, karena tidak adanya sarana alat pendeteksi untuk mengetahui tempat ikan berkumpul di laut dalam, maka nelayan kesulitan menangkap ikan dan produksinya menjadi kurang,'' katanya. ''Oleh kareanya, saya meminta pemerintah memberikan bantuan alat pendeteksi ikan bagi nelayan Sulbar yang ada di Majene. Ini agar mereka tidak kesulitan lagi menangkap ikan dan dapat memacu peningkatan produksi perikanannya.''

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  surghani_shamad_effendy Rabu, 8 Februari 2012, 10:51
Minta Petunjuk kepada BPPT tentang alat deteksi ikan berkumpul. Tak ada masalah. Mereka Pasti Bantu demi kesejahteraan rakyat NKRI.

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...