Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tenggak Miras Oplosan di Warung, Tiga Warga Pare Tewas

Rabu, 01 Februari 2012, 06:14 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,KEDIRI--Tiga warga di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tewas setelah berpesta minuman keras di sebuah warung di daerah tersebut.

Polres Kediri sudah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus itu, kata Kepala Satuan Reserse dan Narkoba Polres Kediri AKP Totok Budihartono, Selasa.

"Kami masih lakukan penyelidikan pada kasus ini. Tim sudah kami sebar untuk mengusut masalah ini, termasuk ada salah seorang korban yang juga ikut pesta, namun kondisinya belum diketahui," katanya.

Polisi akan bertindak tegas bila terbukti mereka tewas karena minuman keras.

Pada Sabtu malam lalu (29/1), sejumlah warga Desa Pelem, Kecamatan Pare menggelar pesta minuman keras di warung milik Muis.

Tidak selang lama tiga orang di antara mereka, Ponijan alias Gembes (40), Sukiran alias Piyut (47), dan Sukidi (40), tewas.

Satu rekan mereka, Tri Handoko (50), harus dirawat di RSUD Pelem, sementara seorang lagi, Subur (40), warga Dusun Tawang, Desa Sumberbendo, belum diketahui kondisinya.

Ketiga korban tewas sempat dibawa ke rumah sakit. Ponijan tewas setelah dua jam di rumah sakit, Sukidi tewas Senin pagi (30/1), dan Sukiran menghembuskan nafasnya tadi pagi.

"Pasien mengalami keracunan. Ada dua yang meninggal dunia, dan satunya lagi masih dalam perawatan di ruang paviliun. Kondisinya masih dalam pengawasan kami," kata Abdul Raziq dari Bagian Humas RSUD Palem.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
604 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...