Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soal 'Bibit Waluyo vs Jokowi' Diminta Jangan Rugikan Rakyat

Kamis, 05 Januari 2012, 13:26 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Polemik yang terjadi antara Bibit Waluyo dan Jokowi diharapkan tidak menimbulkan hal negatif apalagi sampai merugikan rakyat. Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Gubernur Jateng periode 2013-2018 diharapkan mampu menjaga kondusifitas.

Anggota Komisi A DPRD, Jateng Joko Purnomo, menghimbau polemik tersebut jangan sampai menimbulkan masalah yang bisa memecah kerukunan masyarakat. "Yang mau maju silahkan maju asalkan tertib,? kata Joko, Kamis (5/1).

Anggota dewan dari Fraksi PDIP tersebut mengatakan, masyarakat Jateng sekarang ini tambah cerdas dalam menilai siapa yang nantinya layak dan pantas dipilih sebagai seorang pemimpin. Mereka yang suka menjegal ataupun mengeluarkan statement saling menjelekkan dipastikan tidak akan mendapat tempat dihati masyarakat.

Tercatat, persetuan Bibit vs Jokowi telah terjadi beberapa kali. Polemik ini merupakan kali ketiganya. Mulai dari persoalan Pabrik Es Sari Petojo yang akan diubah menjadi Mall medio 2011 lalu, disusul dengan penyerahan DIPA 2012 yang sempat tidak dihadiri Jokowi. Perseteruan terakhir menyangkut mobil buatan siswa SMK Solo yang dijadikan kendaraan dinas namun dinilai sembrono oleh gubernur karena belum adanya uji kelayakan.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  dea Jumat, 24 Agustus 2012, 14:32
pak bibit, saya ingatkan pepatah "mulutmu harimaumu". rakyat jateng nggak mungkin pilih kamu jadi gubernur jika nggak ada mbak rustriningsih di sampingmu. sudah yakin bakal nggal kepilih lagi jadi gubernur, tapi jangan seenaknya kalau bicara dong ...!
  Fajar Dwi Nugroho Rabu, 11 Juli 2012, 06:14
iri tanda tak mampu.... menjatuhkan berarti akan jatuh dengan sendirinya....
  didit Sabtu, 5 Mei 2012, 10:46
terlihat kepanikan pda bibit waluyo ...hati2 kita semua tau siapa pk jokowi...bisa2 ini semua jadi bumerang bgi bibit waluyo sndri
  gudel bingung Rabu, 11 Januari 2012, 07:26
Gubernur pekok
  pdiprantingsalam Rabu, 11 Januari 2012, 07:20
Ngagak ada Mbak rustri, semua warga saya nggak pilih Kamu hai 'BW' sadarlah............kamu tu sampah Bagi Wargaku...tinggal buang,,,gitu aja kok repot.