Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Lokasi PLTU Batang Masih Belum Diputuskan

Thursday, 08 December 2011, 14:35 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Lokasi proyek pembangunan PLTU Batang masih belum ditentukan. Padahal rencana pembangunan PLTU tersebut direncanakan dilakukan pada 2012 mendatang.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA dan ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Teguh. Dwi Paryono, mengatakan "Belum ada deal antara Pemprov dengan investor terkait titik lokasi pasti pembangunan PLTU," ucapnya, saat dihubungi Kamis (8/12).

Investor, yakni PT Bhimasena Power Indonesia menginginkan PLTU dibangun di Ujung Negoro. Namun titik pasti PLTU belum ditentukan. "Karena di sana dekat laut," kata Teguh.

Yang jadi permasalahan, kawasan tersebut masuk dalam kawasan konvervasi (lindung laut). Namun Tegug menilai hal tersebut tidak menjadi soal. Pasalnya dengan adanya PLTU ini justru membantu proses konservasi. "PLTU mampu mebuat air laut menjadi hangat," ucapnya.

"Dengan adanya PLTU ini masyarakat jadi tidak boleh sembarangan masuk ke area konservasi" kata Teguh. Saat ini, tahap pembangunan PLTU masih tahap sosialisasi.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : taufik rachman
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...