Monday, 1 Syawwal 1435 / 28 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kapal Kirana Terbakar, Penjualan Tiketnya Dihentikan

Thursday, 29 September 2011, 09:47 WIB
Komentar : 0
Antara/Eric Ireng
Sebuah truk di evakuasi keluar kapal, saat KM Kirana IX nyaris terbakar di Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (28/9).
Sebuah truk di evakuasi keluar kapal, saat KM Kirana IX nyaris terbakar di Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (28/9).

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN-- Loket-loket penjualan tiket Kapal Motor (KM) Karina IX milik PT Dharma Lautan Utama di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur ditutup sementara.

Hal itu akibat KM Karina tujuan Balikpapan-Kalimantan Timur dari Surabaya, Jawa Timur, mengalami peristiwa kebakaran di dermaga Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Susi, salah satu agen tiket PT Dharma Lautan Utama, pemilik KM Kirana IX di terminal keberangkatan Pelabuhan Semayang, Kamis mengatakan, pihaknya menutup sementara akibat kapal yang melayaninya terbakar.

Akibat musibah yang terjadi sehari sebelumnya itu menyebabkan delapan penumpang tewas, akibat terinjak-injak dalam usaha menyelamatkan diri, karena kepanikan dan keadaan yang sempat tidak terkendali di kapal tersebut sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan.

"Kapal yang mengalami musibah itu perlu perbaikan dan lain-lain sebelum dinyatakan layak berlayar lagi," ujar Susi. Jadwal KM Karina IX, kapal yang berkapasitas hingga 1.200 penumpang tersebut seharusnya tiba di Balikpapan pukul 20.00 WITA Kamis malam. Para agen tiket di Balikpapan menjual tiket untuk perjalanan berikutnya kapal tersebut, yaitu rute Balikpapan-Batulicin-Surabaya, kebalikan dari rute yang ditempuh sebelumnya.

Kapal-kapal penumpang yang singgah dan berangkat dari Balikpapan diageni oleh PT Pelni, PT Dharma Lautan Utama, dan PT Prima Vista.

PT Pelni yang memiliki armada terbanyak dan terbesar mengoperasikan KM Tidar, KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Kerinci, dan KM Umsini, PT Dharma Lautan Utama memiliki KM Kirana 0, KM Kirana 02, dan KM Kirana IX.

Kapal-kapal Pelni setelah singgah di Balikpapan untuk menurunkan penumpang, kemudian lagi menaikkan penumpang untuk tujuan Tarakan dan Nunukan di utara Kalimantan Timur, baru meyisir pantai-pantai Sulawesi, meyeberang ke Nusa Tenggara Timur, kembali ke utara ke Ambon, dan ke timur ke Papua, baru putar arah balik ke Surabaya.

Kapal-kapal Pelni tersebut berangkat setiap Senin, Selasa, dan Kamis dalam satu minggu.
PT Primavista melayani rute Balikpapan-Pare Pare-Makasar-Surabaya dengan keberangkatan setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jadi Khatib Shalat Ied, Teuku Wisnu: Awalnya Saya Mau Mundur
 JAKARTA -- Teuku Wisnu bertindak menjadi Khatib pada Salat Ied di Masjid Lautze, Senin (28/7). Ini merupakan kali pertama Ia melakukannya. Wisnu sendiri sempat...