Tuesday, 21 Zulqaidah 1435 / 16 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wali Kota Kendari Kutuk Pembunuhan Mahasiswa Unhalu

Friday, 09 September 2011, 07:26 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,KENDARI--Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun, mengutuk pelaku kebrutalan di sekitar Kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari, Kamis sore sekitar pukul 18.30 Wita, yang menyebabkan tewasnya dua mahasiswa Unhalu. "Selaku pemerintah Kota Kendari, saya mengutuk pelaku pembunuhan mahasiswa Unhalu tersebut," kata Asrun, di Kendari, Kamis malam, usai mendengar kejadian terbunuhnya dua mahasiswa Unhalu tersebut.

Ia mengatakan, pihak kepolisian harus mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku pembunuhan yang tidak manusiawi tersebut. "Selaku pemerintah, saya juga mengucapkan turut berduka dan berbelasungkawa terhadap korban atas insiden itu. Saya berharap kepada keluarga korban bisa menahan diri dan tabah menghadapi cobaan ini," kata Asrun yang didampingi Wakil Wali kota Kendari, Musadar Mapasomba.

Asrun mengimbau kepada semua tokoh masyarakat yang ada di Kota Kendari, agar tidak terpacing dengan insiden itu, sehingga tidak terjadi insiden balas-membalas. "Hal yang brutal tidak akan selesai jika diselesaikan secara brutal pula, sehingga kita harus menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi agar secepatnya pengungap dan menagkap pelakunya," ujarnya.

Wakil Wali Kota Kendari, Musadar Mapasomba, juga mengatakan hal yang sama bahwa para pelaku pembunuhan itu harus ditangkap dan ditindak tegas oleh kepolisian. "Selain itu, harus dicari akar permasalahan insiden ini, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi di sekitar Kampus Unhalu tersebut," katanya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban meninggal dalam aksi sekelompok pemuda yang melakukan aksi kebrutalan atau kerusuhan di sekitar Kampus Unhalu tersebut adalah atas mana LM Hijra (23) tinggal di Asrama Kalbu, Lorong Perintis Jalan EA Mokodompit, mengalami luka tusuk dipinggang sebelah kiri, korban tersebut adalah mahasiswa Jurusan Fisika FKIP Unhalu.

Sedangkan korban berikutnya atas nama Udin, tinggal di Lorong Kusuma Jalan EA Mokodompit depan Kampus Unhalu, mengalami luka di leher, korban tercatat sebagai mahasiswa pertanian Unhalu."Jenazah kedua korban tersebut, saat ini masih berada kamar jenazah di Rumah Sakit Bayangkara Kendari," kata Direskrim Polda Sultra, Kombes Pol Iswandi Hari, di Kendari, Kamis malam.

 

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : antara
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Dia Sendok Pintar dari Google
JAKARTA -- Google membeli sebuah perusaan bioteknologi yang mengembangkan sebuah sendok untuk membuat hidup pasien penyandang parkinson menjadi lebih mudah. Tujuan pembelian perusahaan bioteknologi...