Wednesday, 26 Ramadhan 1435 / 23 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemkab Bersihkan Tanah Longsor akibat Gempa Aceh

Tuesday, 06 September 2011, 19:10 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN--Petugas Pekerjaan Umum Kabupaten Karo membersihkan tanah longsor di dekat jembatan Lau Lisang Kabanjahe, Sumatera Utara, akibat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter (SR) yang terjadi di kawasan Singkil, Provinsi Aceh, Selasa, sekitar pukul 00.55 WIB. Humas Pemkab Karo Jhonson Tarigan dihubungi dari Medan, Selasa, mengatakan tanah longsor tersebut terpaksa harus dibersihkan dengan menggunakan alat berat berupa "backloader", sehingga arus lalu lintas yang sempat macet beberapa jam lamanya, dapat kembali dilalui bus dan kendaraan lainnya.

Tempat terjadinya tanah longsor itu, menurut dia, merupakan jalan penghubung antara Kabanjahe dengan Tiga Binanga menuju Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. "Di lokasi terjadinya longsor itu merupakan jalan lintas Sumatera, menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Aceh," katanya.

Dia mengatakan, saat terjadinya longsor tersebut, sempat terjadi antrean ratusan Bus dari Kabanjahe menuju Kutacane, maupun sebaliknya. Namun, saat ini kemacetan dan antrean bus dan mobil tidak ada lagi, setelah tanah longsor yang menutup badan jalan lintas Sumatera itu seluruhnya dibersihkan. "Arus lalu lintas yang macet itu sudah lancar dan tidak ada hambatan lagi," kata Jhonson.

Ketika ditanya apakah ada rumah yang rusak akibat gempa di Kabanjahe, Jhonson mengatakan tidak ada rumah yang roboh atau mengalami retak-retak.Seluruhnya dalam keadaan aman. "Saat terjadinya gempa, warga Kabanjahe hanya merasa ketakutan, dan lari berhamburan ke luar rumah.Tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut," kata Jhonson.

Gempa berkekuatan 6,7 skala Richter (SR) terjadi di kawasan Singkil Baru, Provinsi Aceh, Selasa sekitar pukul 00.55 WIB. "Tepatnya pukul 00.00 WIB lebih 12 detik," kata Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta ketika dihubungi ANTARA Medan, Selasa dinihari.

Menurut Hendra, gempa tersebut berpusat di 2,81 lintang utara dan 97,85 bujur timur atau berada 59 Km di timur laut Singkil, Aceh. Berdasarkan data yang didapatkan BMKG Wilayah I Medan, gempa tersebut terjadi di kedalaman 78 Km.

Gempa berkekuatan 6,7 SR tersebut terasa hingga ke Kota Medan dan beberapa daerah di Kabupaten Deli Serdang. "Namun tidak terlalu terasa, hanya sekitar dua atau tiga MMI," katanya. Meski berkekuatan hingga 6,7 SR, BMKG Wilayah I Medan memperkirakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : Antara
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...