Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Status Gunung Merapi Sumbar Masih Waspada

Kamis, 04 Agustus 2011, 12:46 WIB
Komentar : 0
.
Gunung Merapi, Sumatra Barat
Gunung Merapi, Sumatra Barat

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Pos Pengamatan Gunung Merapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Merapi di Sumatera Barat masih tetap waspada.

"Aktivitas Gunung Merapi masih pada taraf normal, meskipun ada gempa kecil vulkanik," kata petugas pemantau Gunung Merapi pada Pos PVMBG Bukittinggi Warseno ketika dikonfirmasi dari Padang, Kamis.

Warseno mengatakan, gempa vulkanik yang terjadi sejak Rabu siang hingga Kamis sudah tercatat belasan kali tetapi masih dalam batas normal.

Kendati demikian, tentu tetap dilakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan dan abu vulkanik yang disemburkan gunung api aktif itu, katanya.

Gunung Merapi merupakan gunung dengan ketinggian 2.891 meter dari permukaan laut (mdpl) dan berada di dua kabupaten masing-masing Agam dan Tanah Datar. Pada Rabu (3/8) pagi gunung itu mulai menyemburkan abu vulkanik.

Semburan abu vulkanik itu tidak hanya sampai di Kota Padangpanjang, tetapi bahkan ke Sicincin dan Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman.

Menurut Warseno, aktivitas Gunung Merapi tidak mempengaruhi gunung api yang lainnya. Gempa tektonik berkekuatan 6,0 skala richter (SR) yang terjadi pada Kamis pagi juga tidak mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Isfaimal mengatakan, aktivitas masyarakat yang berada di kawasan Gunung Merapi berjalan dengan normal.

Pihaknya sudah mendapatkan informasi dari PVMBG bahwa aktivitas Gunung Merapi sudah kembali beransur normal. "Belum ada masyarakat yang menggunakan masker. Setelah semburan abu Rabu pagi, kawasan itu sudah diguyur hujan," katanya.

Namun demikian, tambahnya, pihaknya tetap meminta masyarakat tetap waspada dan sebagai langkah antisipasi memang dipersiapkan posko untuk siaga di beberapa nagari di kawasan itu.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Antara
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  RISKA Sabtu, 15 Desember 2012, 12:38
smoga ngk trjadi apa2 di kmp. kita trcinta
  iswandi Kamis, 2 Februari 2012, 20:27
semoga kampuang ku terhindar dari bencana amin........
  iswandi Kamis, 2 Februari 2012, 20:22
sesungguhnya allah sayang pada umatnya asalkan kita sebagai umatnya tidak merusaklingkungan dan alam sekitarnya dan selalu besyukur atas rahmat yg telah diberikan nya. amin..........
  innayathul fitrie Selasa, 18 Oktober 2011, 18:04
gunung merapi bukan meletus tetapi dia memberi peringatan kepada umat . khususnya umat sumbar .
mari kita introkpeksi kepada diri masing-masing
apa yang telah kita lakukan perbuatan kepada yang punya alam ini.jangan kita tunggu allah murka kepada kita.melalui gunung merapi.
  yasni Kamis, 22 September 2011, 19:58
Allah yang maha mengetahui semua, apa yang terjadi di langit dan di bumi....
tapi mudah-mudahan kita dijauhkan dari bencana yang akan terjadi...Amin