Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Boleh Juga Ide Warga, Wilayah Suryatmajan, Yogyakarta akan Dijadikan Kampung Pancasila

Friday, 22 July 2011, 13:08 WIB
Komentar : 0
Garuda Pancasila
Garuda Pancasila

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Kelurahan Suryatmajan, Kota Yogyakarta, akan dideklarasikan menjadi Kampung Pancasila. Penahbisan itu ditandai dengan mulai melakukan reaktualisasi pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui basis rukun tetangga dan rukun warga.

"Ide pembentukan Kampung Pancasila ini bermula dari keinginan seluruh warga di Kelurahan Suryatmajan. Mereka sepakat menyelenggarakan program kebangsaan dalam bentuk reaktualisasi Pancasila dan UUD 1945," kata Ketua Panitia Reaktualisasi Pancasila dan UUD 1945 Hari Purnomo di Yogyakarta, Jumat (22/7).

Menurut dia, pencanangan Kampung Pancasila di Kelurahan Suryatmajan tersebut akan dilakukan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto, Minggu (24/7).

Salah satu latar belakang dari dibentuknya Kampung Pancasila karena dasar negara tersebut belum sepenuhnya menjiwai kehidupan berbangsa dari tingkat elit hingga masyarakat umum termasuk di dalamnya generasi muda.

Pembentukan Kampung Pancasila tersebut, lanjut dia, telah dimulai dengan sejumlah kegiatan di antaranya lomba pengucapan Pancasila, menyanyi Indonesia Raya, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 yang diikuti 150 siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, serta sarasehan Pancasila dan Keistimewaan DIY.

Ia berharap setelah kelurahan tersebut dicanangkan sebagai Kampung Pancasila maka seluruh warganya semakin bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari Dengan demikian Pancasila bukan hanya menjadi jargon semata.

Berbagai bentuk pengamalan Pancasila yang setidaknya harus dimiliki masyarakat, lanjut dia diantaranya adalah pada semangat gotong royong dalam kehidupan, misalnya menyangkut kebersihan, keamanan, menghidupkan potensi adat dan budaya.

"Tidak akan ada yang mengawasi pelaksanaannya, dan kami tidak ada pengontrol. Namun, sudah ada komitmen dari seluruh RT dan RW untuk melaksanakannya secara sungguh-sungguh," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Reaktualisasi Pancasila dan UUD 1945 Herdjuno Soedibio mengatakan, dengan deklarasi Kampung Pancasila tersebut diharapkan masyarakat di wilayah tersebut meletakkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Salah satu contohnya, adalah saat ada warga dari luar daerah yang berkeinginan masuk menjadi warga Kelurahan Suryatmajan, maka mereka diminta untuk melafalkan Pancasila," katanya.

Tindak lanjut yang akan dilakukan Kelurahan Suryatmajan setelah mendeklarasikan diri sebagai Kampung Pancasila adalah mengadakan penataran Pancasila sesudah lebaran. Tiga orang tiap RW akan diikutkan dalam penataran, dengan anggaran Rp50.000 per hari.

"Kami juga akan meminta agar reaktualisasi nilai-nilai Pancasila ini bisa dilakukan melalui sejumlah kegiatan di masyarakat seperti pertemuan warga, arisan, pertemuan dasawisma dan PKK," katanya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...