Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Melahirkan di Magelang, Gratis Lho...Tapi Hari Ini Saja

Jumat, 24 Juni 2011, 11:44 WIB
Komentar : 0
Ibu melahirkan

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG - Para bidan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memberikan layanan gratis persalinan selama sehari bertepatan dengan peringatan HUT ke-60 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Jumat.
"Bidan yang selama hari ini, Jumat (24/6) melayani persalinan di tempat praktiknya, akan melaporkan ke IBI cabang (Kabupaten Magelang, red)," kata Ketua IBI Cabang Kabupaten Magelang Sri Kuswanti.

Ia mengatakan, jumlah anggota IBI setempat hingga saat ini sebanyak 492 orang. Mereka membuka layanan bidan praktik mandiri (BPM) di berbagai tempat yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Beberapa waktu lalu, katanya, pihaknya telah memberikan surat edaran kepada mereka terkait dengan layanan gratis itu. "Layanan gratis itu sebagai salah satu bentuk refleksi atas pelayanan kemanusiaan kebidanan oleh anggota kami bertepatan dengan HUT IBI," katanya.

Ia menjelaskan, pasien persalinan di BPM yang menggunakan fasilitas Jamkesmas dan Jampersal tetap akan dilayani para bidan. "Klaim Jamkesmas dan Jampersal oleh para bidan nantinya akan dikembalikan kepada pasien," katanya.

Ia juga mengatakan, selama ini para bidan setempat berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada pasien agar semakin mampu bertugas secara profesional dan sesuai kompetensinya.

Puncak HUT ke-60 IBI di Kabupaten Magelang akan berlangsung pada Sabtu (25/6) ditandai dengan tasyakuran, lomba kesenian antarranting IBI, dan lomba busana oleh bidan.

Rangkaian peringatan itu telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu antara lain seminar nasional kebidanan, jalan santai ibu hamil, dan senam ibu hamil.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Antara
1.922 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda