Rabu, 28 Zulhijjah 1435 / 22 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Seperti di Film Aksi, Bupati di Aceh Dihujani Tembakan, Untung Selamat

Jumat, 03 Juni 2011, 16:19 WIB
Komentar : 0
pistol/ilustrasi
pistol/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH-- Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Sarwoyadi menyatakan insiden penembakan Bupati Bener Meriah Tagore AB merupakan bukti kalau masih ada senjata ilegal yang beredar di masyarakat.

"Meski telah banyak senjata ilegal yang diserahkan kepada TNI dan Polri pascakonflik, namun diperkirakan masih banyak senjata yang disimpan oleh oknum-oknum masyarakat di Aceh, terutama di Aceh Tengah dan Bener Meriah," katanya di Takengon, Jumat, menanggapi insiden penembakan mobil Bupati Bener Meriah.

Ditegaskan, penembakan Bupati Bener Meriah yang mengendarai mobil pribadinya sepulang dari Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, menuju pendopo, Rabu (1/6) malam, adalah sebuah bukti yang tidak bisa dibantah kalau hal tersebut adalah benar.

Pascakonflik kata Dandim, dalam wilayah Kodam Iskandar Muda, TNI telah menerima penyerahan senjata ilegal dari masyarakat sebanyak 153 pucuk, baik standar maupun rakitan. Dengan kejadian ini, kata Dandim, ia meminta kepada masyarakat yang memiliki senjata, agar menyerahkan dengan baik-baik dan tidak perlu takut.

"Saya juga mengimbau kepada pemerintahan desa agar memberlakukan izin lapor, sehingga memudahkan mengidentifikasi masyarakat yang masuk dalam desanya," kata Sarwoyadi.

Kenderaan yang ditumpangi Bupati Tagore diberondong oleh orang yang tidak dikenal dengan senjata api yang diduga senjata laras panjang di Desa Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, sekitar pukul 21.30 WIB.

Tagore mengatakan mobilnya dihadang dua unit mobil Avanza berwarna gelap dan langsung menghujani dengan peluru, tiga butir peluru yang diduga laras panjang, menembus kaca mobil sebelah kiri dan dua peluru dibagian bamper sebelah kiri.

Tagore juga menjelaskan jarak tembak hanya sekitar lima meter. Beruntung orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah selamat dan tidak mendapatkan cidera sedikitpun.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...