Jumat, 5 Syawwal 1435 / 01 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Seekor Harimau Sumatera Melahirkan di Tengah Kebun Sawit

Sabtu, 07 Mei 2011, 18:13 WIB
Komentar : 0
Harimau Sumatera
Harimau Sumatera

REPUBLIKA.CO.ID,KERINCI--Seekor Harimau Sumatera dilaporkan warga dan pekerja proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Kerinci di Desa Air Mlancar Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi melahirkan di kebun warga beberapa waktu lalu.

"Kita melihat seekor Harimau Sumatera yang akan melahirkan di tengah kebun sawit tak produktif di sekitar lokasi proyek pada April lalu," ungkap Arfan (27) salah seorang staf proyek, di Kerinci, Sabtu.

Dikatakannya, baru-baru ini harimau betina dan anaknya yang sering membuat warga dan pekerja takut keluar kemah itu telah dievakuasi oleh pihak Patroli Harimau Sumatera (PHS) dari Balai Besar Taman nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) ke areal hutan yang lebih aman.

"Sebelumnya kita memang sempat sering bertemu seekor harimau yang tengah hamil dengan perut buncit lalulalang di kebun dan ladang serta areal proyek, setelah beberapa saat tidak terlihat barulah diketahui dia telah melahirkan dua ekor anak di sebuah lembah dalam areal kebun sawit dekat lokasi proyek," paparnya.

Tidak berapa lama setelah itu, tambahnya, anak-anak harimau yang terus tumbuh itu ketika mulai bisa berjalan dan sering tersasar sampai ke areal proyek. Para pekerja yang takut mengembalikan anak-anak harimau itu ke kebun.

Kawasan Muaro Imat kecamatan Batang Merangin memang merupakan salah satu kawasan teritorial bagi satwa Harimau Sumatera (Panthera Tygris Sumatrae). Kawasan tersebut merupakan kawasan penyangga bagi hutan TNKS.

Selain Muaro Imat kawasan pematang bukit Lempur (Kerinci) hingga Tanjung Kasri (Jangkat, Merangin) dan Tapan-Muko-muko (Bengkulu) adalah teritorial utama satwa pemakan daging tersebut.

Karenanya hingga kini di kedua kawasan tersebut warga atau wisatawan sering bertemu harimau berkeliaran bahkan di Tanjung Kasri harimau-harimau terlihat seperti jinak sering muncul di perkampung warga dengan santai dan tidak menganggu manusia.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...