Tuesday, 3 Safar 1436 / 25 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Briptu Norman Kembali Bertugas di Markas Brimob Gorontalo

Friday, 29 April 2011, 21:51 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdan Hidayat
Briptu Norman Kamaru
Briptu Norman Kamaru

REPUBLIKA.CO.ID,GORONTALO--Briptu Norman Camaru, Polisi yang mendadak terkenal karena aksi video lpsync Chaiyya-Chaiyya, kembali bertugas di kesatuannya, Brigade Mobil (Brimob) Gorontalo. Pria jangkung itu kembali menjalani tugas rutin sebagai prajurit kepolisian, setelah sempat tinggal di salah satu Mess di Markas Kepolisian Daerah Gorontalo.

Meski begitu, Norman belum diberikan keleluasaan tampil di depan umum, sebagaimana rekannya yang lain. Dia hanya diperbolehkan beraktivitas dalam ruangan, saat lari pagi atau jadwal berolahraga sekalipun dia hanya boleh melakukannya di dalam.

Humas Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar (Pol) Wilson Damanik mengatakan, hal itu untuk mencegah terjadinya kerumunan orang akibat euforia yang ditimbukan pasca sosok Norman melejit di media massa. "Norman perlu istirahat dulu dari wawancara media, " kata Damanik seraya meminta agar wartawan juga diminta agar jangan dulu mewawancarai Norman Camaru.

Zaenal Ahmad, Kontributor MNC TV Gorontalo mengatakan, dirinya serta sejumlah rekan wartawan lainnya, hanya diperbolehkan mengambil gambar suasana di markas Brimob, namun tidak diizinkan menemui Norman. "Apa boleh buat, kami menghargai keputusan dari Polisi," kata dia.

Sekembalinya Norman ke Gorontalo beberapa waktu lalu , dia sempat jatuh sakit bahkan membatalkan acara hiburan rakyat yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah daerah setempat. Saat itu, Norman sempat dirawat di sebuah Klinik dalam Lingkungan Mapolda setempat, dengan penjagaan ketat.



Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : antara
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Baru 10 Persen Tergarap, Wisata Lombok Masih Kalah Dari Bali
JAKARTA -- Lombok memang sudah menjadi destinasi wisata tersohor di Indonesia. Akan tetapi Lombok masih kalah tenar dengan tempat wisata yang ada di...