PKS Kutuk Rencana Beach Party Fashion di Lagoi

Rabu, 27 April 2011, 04:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM--Partai Keadilan Sejahtera mengutuk rencana "Beach Party Fashion" di Lagoi yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. "PKS mengutuk keras rencana tersebut dan meminta kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan untuk tidak melanjutkan rencana tersebut," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah PKS Provinsi Kepulauan Riau Abdulrahman, di Batam, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Bintan merencanakan bekerja sama dengan swasta menyelenggarakan "Beach Party Fashion" (BPF) pada pertengahan Mei 2011 untuk menjaring wisatawan mancanegara dan dalam negeri. Menurut Abdulrahman, masih banyak cara untuk mendatangkan turis ke Kawasan Wisata Lagoi dan tidak perlu mengadakan BPF yang akan mengundang reaksi keras banyak pihak. "Jangan karena kepentingan sesaat, kemudian mengabaikan mudharat yang lebih besar," kata dia menegaskan.

Ia mengatakan, BPF tidak sesuai dengan Kepulauan Riau sebagai pusat budaya Melayu yang amat idientik dengan Islam. Menurut Abdulrahman, BPF menginjak-injak budaya Melayu yang melekat pada sebagian besar warga Kepri. "Penyelenggaraan BPF ini jelas telah menafikan budaya Melayu sebagai budaya ibu dari Kepri," kata Abdulrahman.

Meski penyelenggaraan BPF di tempat tertutup, namun disiarkan stasiun televisi dan bisa diakses banyak orang, sehingga PKS menolak, katanya. "Dampaknya akan lebih dahsyat dan akan mengesankan bahwa Kepri adalah tempat wisata bebas sebagaimana di Hawaii," kata Abdulrahman.

Selain bertentangan dengan norma dan budaya Melayu, BPF juga tidak sesuai dengan UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, kata dia. "Karena melanggar UU, kami minta kepolisian supaya tidak memberi izin kegiatan tersebut," kata dia.


Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: antara
Berbaiat Kepada Rosulullah Hadis riwayat Jarir bin Abdullah ra., ia berkata: Aku berbaiat kepada Rasulullah saw. untuk selalu mendirikan salat, memberikan zakat dan memberi nasehat baik kepada setiap muslim.(HR Muslim)
elhadiry, Minggu, 1 Mei 2011, 04:45

Hush, yg kasuistik di DPR jgn dibuat melebar. Masalah beach party ini sdh masalah moral & kepribadian bangsa. Runtuhnya suatu bangsa disebabkan krn rusaknya moral. Jk kita msh cinta indonesia, mari kita dukung reaksi PKS yg nyata2 menyuarakan kebenaran! Gunakan hati nuranimu saudara2ku!

Balas
adewaja, Jumat, 29 April 2011, 06:12

PKS cool..
Ayo! tetep keras sama kemunkaran. Jangan biarkan anjing2 yang menggonggong membuat para kafilah jadi berhenti. Hwaiting!

Balas
garda prawira, Kamis, 28 April 2011, 11:32

Kesalahan H.Arifinto, saya sebagai simpatisan PKS juga mengutuk keras terhadap hal tersebut. Tapi sebaiknya jangan menyamakan rata bagi partainya atau komunitas PKS lainnya. Begitu juga dengan masalah "Beach Party Fashion" mungkin ada pertimbangan positif yang perlu dicermati

Balas
Bambang SUtedjo, Rabu, 27 April 2011, 21:12

Gelar Beach Party Kagak Boleh Tauuuu .... Tapi kalo liat Bokep waktu PARIPURNA GPP ..... Partai ANeh .... Yang Sok Suci ... Cuiiihhhh

Balas
abdi, Rabu, 27 April 2011, 21:12

PKS jangan sampe memble kerasnya karena kasus Arifinto,

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...