Selasa, 27 Zulhijjah 1435 / 21 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kasus Pencabulan dengan Terdakwa Anggota Dewan Mulai Disidang

Kamis, 14 April 2011, 19:05 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, SAMPANG - Kasus dugaan pencabulan terhadap gadis di bawah umur yang melibatkan seorang anggota DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (14/4) mulai disidang di Pengadilan Negeri setempat.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, Ahmad Basuki, ini dipimpin oleh hakim ketua, Purnomo Amin Cahyo, selaku Ketua Pengadilan Negeri Sampang.

Dalam pembacaan dakwaan, anggota dewan bernama Ahmad Hozeh didakwa melakukan tindak pidana asusila terhadap gadis 16 tahun warga Desa Tanggumung, Kecamatan Kota, Sampang, di sebuah kos-kosan di Jalan Garuda, Kelurahan Gunung Sekar.

Dari hasil visum dokter RSUD Sampang, korban memang mengalami kekerasan akibat perbuatan asusila di bagian alat vital korban.

Terdakwa Ahmad Hozeh sendiri seusai pembacaan dakwaan mengelak dari dakwaan jaksa dan mengaku tidak melakukan perbuatan tidak senonoh itu.

Ia juga menyatakan, dirinya menjadi korban politik partainya, yakni disengaja oleh orang-orang tertentu agar digulingkan dari jabatan sebagai anggota dewan sehingga ada caleg lain yang bisa menggantikan dirinya sebagai anggota dewan.

"Saya sebenarnya korban politik dan tidak benar melakukan perbuatan sebagaimana dalam dakwaan itu," kata Ahmad Hozeh. Terdakwa Ahmad Hozeh menjadi anggota legislatif dari Partai Bintang Reformasi (PBR) melalui daerah pemilihan (dapil) dua yang meliputi Kecamatan Kedungdung, Tambelangan, Jrengik dan Kecamatan Sreseh.

Namun ditengah perjalanan yakni di akhir 2010 lalu, ia dilaporkan ke pihak kepolsian atas dugaan melakukan pencabulan. Sidang lanjutan akan digelar Kamis pekan depan, dengan agenda keterangan saksi dari pihak keluarga korban dalam kasus pencabulan tersebut.

Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jokowi: Mari bergerak dan Bekerja Keras
 JAKARTA -- Presiden Indonesia, Joko Widodo menghadiri acara 'Syukuran Rakyat Salam 3 Jari' di Monumen Nasional (Monas), Senin (20/10). Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengajak...