Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Truk Semen Tabrak Minibus, Dua Orang Tewas

Rabu, 14 Maret 2012, 21:58 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOREJO -- Sebuah truk pengangkut semen curah menabrak mobil minibus Suzuki Carry di perbatasan Desa Kalijambe dan Ketosari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (14/3). Akibatnya, dua orang tewas dan satu orang lainnya kritis dalam kecelakaan tersebut.

Truk semen bernomor polisi B 9071 PFU yang dikemudikan Lutfi (31) warga Setu, Bogor, menabrak bagian belakang mobil Suzuki Carry di atas jembatan Sungai Kedung Agung. Imbasnya, kedua kendaraan tersebut terjun bebas dari atas jembatan ke dalam sungai yang berketinggian sekitar 50 meter.

Supir truk, Lutfi tewas tergencet kabin truk. Hingga sekitar pukul 20:00 WIB, jenazah korban belum bisa dievakuasi karena kondisi gelap dan medan cukup berat. Warga yang berusaha menolong menemukan dua orang laki-laki, satu orang mengalami luka parah belum diketahui identitasnya dan dilarikan ke rumah sakit. Satu korban tewas atas nama Saifudin (45) warga Perumahan Korpri, Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.

Saksi mata, Kabul Piryantono (50) warga Kalijambe mengatakan, kedua mobil melaju dari arah utara atau Magelang. Truk dengan kecepatan tinggi di jalan menurun tiba-tiba menyenggol bagian belakang mobil Carry dan keduanya langsung masuk jurang setelah menabrak sisi kiri pembatas jembatan.

"Mungkin masih ada penumpang truk yang terhimpit kabin. Untuk penumpang mobil Carry tidak tahu jumlahnya berapa, tetapi satu korban ditemukan sudah meninggal, satu luka berat," ucap dia.

Rekan Lutfi, Warno (31) yang juga sopir truk pengangkut semen curah Holcim saat beristirahat di Loano, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya berangkat dari Bogor dengan enam truk menuju ke Cilacap.

Warno menjelaskan, biasanya mereka lewat Bumiayu di jalur selatan. Namun, karena di Bumiayu tengah terjadi longsor dan jalan tertutup, akhirnya mereka memutuskan lewat jalur utara melalui Semarang, kemudian ke Cilacap melewati Magelang-Purworejo-Kebumen.

Namun, baru sampai di Kalijambe terjadi kecelakaan. Saat mengendarai truk semen itu, Lutfi ditemani kakak kandungnya, Panjol (33) yang juga sopir truk.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah penumpang mobil Carry belum diketahui. Sementara kedua mobil masih terendam di dasar Sungai Kedung Agung.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  farida Senin, 19 Maret 2012, 10:46
Inalillahi wainaillahi rojiun , tolong Doa kan mereka semoga amal ibadah diterima disisi allah mereka adalah keponakan kami yang sedang jihad mencari rejeki.
  arif Kamis, 15 Maret 2012, 02:30
wah tadi sore aku lihat ngeri bgd

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...