Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jika BBM Jadi Naik, Tarif Angkot Ikut Naik 35 Persen

Tuesday, 13 March 2012, 14:18 WIB
Komentar : 0
Republika/Musiron
Angkot
Angkot

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Tarif angkutan umum di Jawa Tengah diperkirakan naik 31 hingga 35 persen. Kenaikan tarif ini rencananya akan diberlakukan pasca kenaikan BBM pada 1 April mendatang.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Jawa Tengah, Karsidi Budi Anggoro, memastikan tarif angkutan umum di Jawa Tengah akan naik jika pemerintah benar-benar menaikan harga BBM bersubsidi. Kenaikan tarif ini terpaksa dilakukan. Hal tersebut mengingat lebih dari tujuh ribu orang di Jateng menggantungkan nasibnya pada moda transportasi ini.

"Di satu sisi, kami mendukung kebijakan pemerintah. Tapi di sisi lain, kami tidak ingin memberatkan masyarakat dengan tarif angkutan yang naik," ujar Karsidi, Selasa (13/3).

Karsidi berharap kenaikan ini tidak memberatkan pengguna jasa. Sebab jika masyarakat tidak mampu membayar tarif baru, maka nanti diperkirakan banyak angkutan umum yang terpaksa dikandangkan. Kenaikan tarif angkutan dikhawatirkan membuat masyarakat beralih ke angkutan lain.

Sepinya pengguna jasa tentunya membuat pemasukan bagi para sopir berkurang. Padahal, sopir angkutan hingga kini masih banyak yang menggunakan sistem kejar setoran. "Kalau sepi setoran, bisa-bisa para sopir kehilangan pekerjaan," ucapnya.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Didi Purwadi
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...