Thursday, 26 Safar 1436 / 18 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bus-Truk Tabrakan di Jalur Tengkorak, Tiga Orang Tewas

Tuesday, 07 February 2012, 15:25 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Jalur ‘tengkorak’ pantura Indramayu kembali memakan korban. Kali ini, tiga orang tewas dan 16 lainnya terluka dalam kecelakaan maut antara bus Luragung Jaya jurusan Kuningan - Jakarta dengan truk trailer di ruas jalan Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Selasa (7/2) sekitar pukul 06.30 WIB.

Ketiga korban tewas merupakan penumpang bus Luragung Jaya yang akan menuju ke Jakarta. Mereka adalah Agus Jaelani (30 tahun), Selamet (35 tahun), dan Waridi (43 tahun). Seluruh korban tewas dan korban luka kemudian dibawa ke RSU Pantura Sentot Indramayu.

Berdasarkan informasi, peristiwa bermula ketika bus Luragung Jaya bernomor polisi E 7642 YB melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Sopir bus, Ridwan (55 tahun), diduga mengemudikan bus dengan kecepatan tinggi. Dalam waktu bersamaan, sebuah truk trailer pengangkut besi bernomor polisi H 1889 BS sedang memutar arah.

Melihat hal itu, sopir bus tidak dapat mengendalikan kendaraannya yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, kecelakaan tak bisa dihindari.

Laju bus baru dapat berhenti setelah menabrak median jalan dan terbalik. Sementara, sopir bus langsung melarikan diri. ‘’Kami masih mengejar sopir bus yang langsung kabur,’’ kata Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Irwandi.

Reporter : Lilis Sri Handayani
Redaktur : Didi Purwadi
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ratusan WNI Gabung ISIS, BNPT Sulit Lakukan Pendataan, Mengapa?
JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) memperkirakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak. Namun...