Bandung Jadi Magnet Gelandangan dan Pengemis, 90 Persen Gepeng dari Luar Kota
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG-- Sekitar 90 persen gelandangan pengemis di Kota Bandung berasal dari luar kota tersebut, kata Kepala Seksi Tuna Sosial Dinas Sosial Kota Bandung, Tjutju Surjana.
"Untuk gelandangan pengemis memang 90 persen itu berasal dari luar Kota Bandung, tetapi untuk anak jalanan sebaliknya, 90 persen dari Kota Bandung dan sisanya dari luar," kata dia usai menggelar razia di Bandung, Senin.
Karena itu, menurutnya, Dinsos melakukan upaya kerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk memulangkan gelandangan pengemis dari luar kota ke daerah asalnya. "Sedangkan untuk anak jalanan, mereka yang terjaring khususnya untuk warga Kota Bandung, pihaknya akan melakukan seleksi terhadap keduanya tersebut," ujar Tjutju.
Dia mengatakan, bagi anak jalanan yang masih usia sekolah akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung dan yang usia produktif akan bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota tersebut untuk diberi pelatihan.
Ketika ditanya untuk antisipasi membludaknya jumlah kedua PMKS tersebut, Tjutju mengatakan, pihaknya akan mengantisipasi dengan menempatkan seorang petugas di beberapa titik yang dianggap rawan gepeng dan anjal. "Itu dilakukan agar jalanan di Kota Bandung benar-benar bersih dari gepeng dan anjal," lanjut Tjutju.
Sementara itu, terkait pembangunan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), ia mengatakan, bila Puskesos tersebut sudah selesai kemungkinan semua Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) bisa kita tampung di sana.
"Kita juga berharap, Pemerintah Kota Bandung, bisa memasukan program pembinaan gelandangan pengemis dan anak jalanan dalam 7 agenda prioritasnya," kata Tjutju.
Sebelumnya, di beritakan razia pertama yang Senin (28/11) dilakukan Dinsos dan Dinas terkait juga polisi ada 63 gelandangan dan pengemis yang berhasil terjaring dan razia itu akan dilakukan selama enam hari dari pagi hingga malam dengan anggaran dana Rp150 juta.
"Berdasarkan hasil survei di tahun 2007-2009, gelandangan pengemis dan anak jalanan yang ada di Kota Bandung ada sebanyak 5.111, meski kini sudah ada penurunan sebanyak 10 persen," katanya.
728 reads




