Tuesday, 15 November 2011, 08:20 WIB

Longsor di Bandung Barat, Tiga Orang Tewas

Rep: Fernan Rahadi/ Red: Stevy Maradona
beritabatavia.com
Longsoran bukit (ilustrasi)
Longsoran bukit (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Bencana tanah longsor terjadi di Desa Cirawuga, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (14/11). Bencana tersebut menyebabkan korban jiwa sebanyak tiga orang.
 
Ketiga korban meninggal bernama Arifin (35 tahun), Lilis (35 tahun), dan Agil, seorang anak kecil berusia 4 tahun. Sedangkan korban dengan luka berat ada dua orang atas nama Mariah (40 tahun) dan Wawan (35 tahun).
 
"Para korban saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi. Satu di antaranya berada dalam keadaan kritis," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui pesan Blackberry-nya.
 
Sementara itu kerugian materiil akibat bencana tersebut adalah satu uni rumah yang mengalami rusak berat.
 
Pagi ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat sudah berada di lokasi bencana serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan darurat bencana. "BPBD masih melakukan pendataan baik korban maupun kerusakan materiil," kata Sutopo.
 
Bencana tanah longsor tersebut adalah bencana kedua yang terjadi Senin lalu. Beberapa jam sebelumnya gempa sebesar 6,4 SR terjadi di Barat Daya Labuha, Maluku Utara. Sejauh ini BPBD Maluku Utara masih melakukan koordinasi terkait dampak gempa yang tidak berpotensi tsunami tersebut.
 
Gempa tersebut sempat membuat warga di Kota Ternate panik dan keluar rumah. Meskipun demikian saat ini aktivitas warga Ternate sudah normal.