
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Kota Bandung merupakan salah satu kota besar yang menjadi prioritas perbaikan wilayah kumuh di Jawa Barat, yang tercantum dalam program Kementerian Perumahan Rakyat (Menpera).
“Seluruh perbaikan dan pembangunan itu sepenuhnya menggunakan dana dari anggaran negara (APBN), sekitar Rp 3,4 miliar,” ujar Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Edi Nasution, kepada wartawan di Gedung Pakuan, Ahad (13/11).
Pada 2011 Menpera telah mengadakan kajian rencana pembangunan kawasan permukiman perumahan di wilayah Tamansari. Kajian tersebut meliputi perbaikan saluran sepanjang 837 meter, pembangunan satu unit septic tank komunal dengan 970 meter pipa air limbah serta pembangunan satu unit ruang terbuka hijau (RTH).
Program yang serupa juga dilakukan di wilayah Losari, yaitu pembangunan jalan lingkungan sepanjang 242 meter, perbaikan drainase sepanjang 700 meter, pembangunan dua RTH, dan satu septic tank komunal.