Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kapolri: Tindak Perusuh Demo BBM!

Rabu, 21 Maret 2012, 11:29 WIB
Komentar : 0
Kapolri Timur Pradopo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Hari ini, puluhan ribu massa dari berbagai elemen masyarakat akan melakukan unjuk rasa terkait dengan rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kepala Polri, Jenderal Polisi Timur Pradopo mengharapkan unjuk rasa berjalan aman dan tetap akan ditindak kalau terjadi aksi-aksi kekerasan dan anarkistis.

"Tidak boleh melakukan perusakan, tidak boleh melakukan pelanggaran hukum dan tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat," kata Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo yang ditemui di acara Rakernis Humas Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/3).

Timur menambahkan pihaknya mempersilahkan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya dalam aksi unjuk rasa pada Rabu (21/3) ini. Pihaknya juga akan memfasilitasi aksi unjuk rasa tersebut. Namun ia memperingatkan agar aksi unjuk rasa tidak melanggar hukum.

Ia mengaku telah menginstruksikan kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Untung S Radjab untuk mengamankan aksi unjuk rasa kenaikan harga BBM. Polri juga akan melibatkan unsur TNI dalam pengamanan unjuk rasa.


Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Hafidz Muftisany
6.995 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  widex091 Selasa, 25 Desember 2012, 19:38
bukankah para unjuk rasa BBM dibayar orang kaya menikmati subsidi BBM
  Erry Koswara Selasa, 27 Maret 2012, 22:10
Tindak juga aparat yang represif terhadap demonstran ... polisi main gebuk, jambak, mentung, nendang dan main keroyok terhadap mahasiswa... gimana kok didiamkan aja pak ???? WAJAH POLISI KELIHATAN BENGIS BENGIS
  gatot Rabu, 21 Maret 2012, 13:52
Pa timur mohon maaf, bapak cobagunkan kata-kata yang lembut baik dan mendidik, gunkan kata yang halus, tidak menggnkan tidak boleh itu....., tidak boleh ini...., tidak boleh..., gunakan kata selain itu, seperti hinari perusakan dlll.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda