Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pasca Bentrok, Bekasi Dijaga 300 Aparat Plus Dua SSK

Rabu, 21 Maret 2012, 11:19 WIB
Komentar : 0
seruu.com
mobil dibakar dalam bentrok Bekasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Bentrok antara Kelompok Pemuda Kei dengan Warga Kota Bekasi terjadi pada Selasa (20/3) lalu yang mengakibatkan dua orang tewas, Joni David Situmorang dan Laode Amsir. Saat ini di tempat kejadian perkara (TKP) dijaga sebanyak 300 orang dari Polres Bekasi dan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) dari Polda Metro Jaya.

"Saat ini TKP sudah dijaga 300 personel dari Polres Bekasi dan dua SSK dari Polda Metro Jaya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto yang ditemui dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/3).

Rikwanto menambahkan penjagaan di sekitar TKP untuk menenangkan massa dan menghindari adanya provokasi sehingga akan ada aksi penyerangan susulan. Polisi juga telah mengamankan empat orang untuk diperiksa sebagai saksi yang terdiri dari dua orang dari kelompok Kei dan dua orang dari warga.

Menurutnya, empat saksi tersebut diserahkan warga usai penandatanganan surat perdamaian antara warga dan kelompok Kei. Dalam surat tersebut tercantum bila kedua pihak akan menyerahkan orang-orang yang terindikasi melanggar hukum.

"Apakah keempatnya menjadi tersangka masih didalami penyidik. Sekarang sedang diperiksa intensif," ujarnya.

Dua korban tersebut merupakan warga yang tidak terkait dalam bentrokan yang terjadi Selasa (20/3) malam. Salah satu orang tewas adalah seorang pengendara motor yang tengah melintas dan satu orang lagi merupakan pengendara mobil yang juga kebetulan melintas di kawasan tersebut.

"Karena korban berkulit gelap, kelompok lawan mengira korban adalah kelompok John Kei," jelasnya.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Hafidz Muftisany
10.301 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  cinta damai Kamis, 22 Maret 2012, 00:34
Krarifikasi, tidak ada korban salah sasaran semua korban dari Ambon sialan itu memang dari kelompok kei, terbukti didalam mobil yg dibakar terdapat parang dan anak panah, pengendara motor memprovokasi warga dengan mengacung-acungkan senjata tajam.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda